scholarly journals Pengukuran kualitas layanan website Universitas Tadulako menggunakan metode WebQual

2018 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 125
Author(s):  
Suci Ramadhani Arifin

Keberhasilan layanan website Universitas Tadulako sampai saat ini belum diketahui, karena belum pernah dilakukan pengukuran sejak diimplementasikan. Tingkat keberhasilan layanan website Universitas Tadulako dapat dilihat dari kesesuaian antara persepsi dan harapan pengguna website. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan antara persepsi aktual dan harapan ideal mahasiswa terhadap kualitas layanan website Universitas Tadulako yang diukur berdasarkan dimensi kualitas WebQual 4.0. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan teknik Simple Random Sampling. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik Analisis Perbedaan (uji beda t) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat perbedaan (gap) antara persepsi aktual dan harapan ideal mahasiswa pada masing-masing dimensi kualitas website, di mana nilai persepsi lebih kecil dibandingkan dengan harapan mahasiswa. Gap paling kecil terletak pada dimensi kegunaan (usability) dengan tingkat kesesuaian sebesar 85% yang mengindikasikan bahwa layanan website Universitas Tadulako cukup berhasil pada kegunaan wesbite. Gap paling besar terletak pada dimensi kualitas interaksi layanan dengan tingkat kesesuaian sebesar 73,52% yang mengindikasikan bahwa layanan website Universitas Tadulako yang belum memenuhi harapan ideal mahasiswa, terutama dari kualitas interaksi layanan website. Hasil penelitian dapat menjadi acuan bagi pihak manajemen website untuk mengembangkan website yang lebih baik agar memenuhi harapan pengguna.    The success of Tadulako University website service is still unknown because it has never been measured since it was implemented. The success rate of Tadulako University website service can be seen from the fitness between the perception and expectations of website users. This research was conducted to find out thegap value between student’s actual perception and ideal expectations of Tadulako University website services quality which is measured by WebQual 4.0 dimensions. Data was collected using a questionnaire with simple random sampling technique. The collected data were analyzed using differences analysis and Importance Performance Analysis (IPA). The results showed that there are differences (gap) between student’s actual perception and ideal expectations at each of dimension of website quality, where the perception’s value is smaller than the expectations. The smallest gap lies in the usability dimension with a suitability level of 85% that indicates Tadulako University website services quality quite successful on usability. The biggest gap lies in the service interaction quality dimension with a suitability level of 73.52% that indicates Tadulako University website services quality has not met the student’s ideal expectations especially from service interaction quality. The results of the study can be a reference for the management of the website to develop a better website in order to meet user expectations.

2019 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Admaja Dwi Herlambang ◽  
Rizki Widya Priyangga ◽  
Niken Hendrakusma Wardani

<em>Belum pernah dilakukan evaluasi terhadap website Dinas Pendidikan juga menjadi salah satu permasalahan dalam penelitian ini. Tujuan dilakukan evaluasi adalah untuk mengetahui kualitas </em>usability<em>, </em>information quality<em>, dan </em>service interaction quality<em> pada website Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan. Sampel yang digunakan sebesar 100 responden dari populasi pengguna </em>website<em>, dengan teknik sampling </em>simple random sampling<em>. Pengumpulan data diperoleh dari penyebaran kuesioner</em><em>, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan </em>importance performance analysis<em>. Hasil statistik deskriptif bahwa ketiga variabel tersebut masuk dalam kategori tinggi.  Hasil nilai </em><em>kesenjangan variabel </em>usability<em> didapatkan -0.35, </em>information quality<em> sebesar -0.32, dan </em>service interaction quality<em> sebesar -0.36. Berdasarkan hal tersebut </em>website<em> belum memenuhi kualitas ideal yang diinginkan pengguna. Indikator yang perlu dilakukan perbaikan adalah desain warna </em>website<em> nyaman dilihat, jenis dan ukuran huruf mudah dibaca, warna </em>background<em> kontras dengan warna huruf, informasi </em>up-to-date<em>, informasi bermanfaat untuk pengguna, kemudahan berkomunikasi dengan organisasi, dan kecepatan merespon dan memberikan tanggapan.</em>


2019 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 1-12
Author(s):  
Admaja Dwi Herlambang ◽  
Rizki Widya Priyangga ◽  
Niken Hendrakusma Wardani

Belum pernah dilakukan evaluasi terhadap website Dinas Pendidikan juga menjadi salah satu permasalahan dalam penelitian ini. Tujuan dilakukan evaluasi adalah untuk mengetahui kualitas usability, information quality, dan service interaction quality pada website Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan. Sampel yang digunakan sebesar 100 responden dari populasi pengguna website, dengan teknik sampling simple random sampling. Pengumpulan data diperoleh dari penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan importance performance analysis. Hasil statistik deskriptif bahwa ketiga variabel tersebut masuk dalam kategori tinggi.  Hasil nilai kesenjangan variabel usability didapatkan -0.35, information quality sebesar -0.32, dan service interaction quality sebesar -0.36. Berdasarkan hal tersebut website belum memenuhi kualitas ideal yang diinginkan pengguna. Indikator yang perlu dilakukan perbaikan adalah desain warna website nyaman dilihat, jenis dan ukuran huruf mudah dibaca, warna background kontras dengan warna huruf, informasi up-to-date, informasi bermanfaat untuk pengguna, kemudahan berkomunikasi dengan organisasi, dan kecepatan merespon dan memberikan tanggapan.


2019 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 119-131
Author(s):  
Sudrajad JS ◽  
Nur Rahma Andayani

Research on customer satisfaction analysis on service quality at PT Ramajaya Copier is to analyze and determine the extent of customer satisfaction with the services provided by PT Ramajaya Copier. This research was conducted to 93 PT Ramajaya Copier customers in Batam City using the Simple Random Sampling technique. Using the method of analysis of important performance analysis (IPA) of this study resulted in 4 (four) indicators of service satisfaction statements included in quadrant I, namely improving performance to be improved to meet customer expectations. The four indicators of the statement are: employees are polite and friendly to customers (2.61), customer convenience when coming to PT Ramajaya (2.69), the company serves regardless of customer background (2.61), the company tolerates delays payment to customers (2.61).


2019 ◽  
Vol 4 ◽  
pp. I58-I62
Author(s):  
Cahyani Budihartanti ◽  
Sri Rusiyati ◽  
Mohammad Badrul

Sebagai penyedia jasa pelayanan dan informasi, bpjs-kesehatan.go.id, diharapkan dapat memberikan pelayanan dan informasi yang berguna bagi pengguna. Untuk mengetahui apakah suatu website telah memiliki nilai guna dapat dilihat dengan cara menganalisa kualitas dari website tersebut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas dari website BPJS, berdasarkan dari persepsi pengguna. Untuk mengetahui tingkat kepuasan dengan menerapkan metode webqual  serta metode Importance Performance Analysis, dimana metode webqual berfokus pada usability, information quality dan service interaction quality berdasarkan persepi dari pengguna website. Sedangkan Metode IPA yang diterapkan pada penelitian ini berguna untuk menganalisis tingkat kesesuaian dan tingkat kesenjangan berdasarkan persepsi pengguna dengan harapan pengguna. Pada Metode IPA tingkat kesenjangan digambarkan dalam kuadran IPA, yang terdiri dari empat kuadran. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah berupa kuesioner dengan teknik random sampling yang disebar kepada pengguna website BPJS Kesehatan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat diketahui parameter mana yang perlu mendapatkan prioritas perbaikan pada tampilan website.


Author(s):  
Abdul Basith ◽  
Rosmaiyadi Rosmaiyadi ◽  
Susan Neni Triani ◽  
Fitri Fitri

The aim of this research is; 1) investigating the level of online learning satisfaction among students during COVID 19; 2) analyzing the influence of differences in gender, years of study, major in determining online learning satisfaction among students during COVID 19; 3) to analyze the relationship between online learning satisfaction and student academic achievement during COVID 19. The population was 656 students at STKIP Singkawang, and then a sample of 357 students (87 males and 270 females) was taken using a simple random sampling technique. The instrument in this study was adapted from Aman's Satisfaction instrument, which was then used to collect research data. Data analysis using SPSS with descriptive statistical techniques, MANOVA, and correlation. The results showed that online learning satisfaction was at a high level, meaning that students were satisfied with the online learning that had been implemented. The major differences have a significant effect on determining online learning satisfaction. Intercorrelation shows that there is a significant relationship on each indicator of online learning satisfaction with academic achievement, meaning that the higher the satisfaction felt by students in online learning, the student's academic achievement will increase.


Author(s):  
Khaulah Afifah ◽  
Lala M Kolopaking ◽  
Zessy Ardinal Barlan

Head of a village election with e-voting system is a new thing for community The success level of e-voting system can be reached by fulfil several principles in order to the implementation going effective and the result of the election can be accepted by all. The objectives of this research is to analyze the relation between the success level of e-voting system with social capital of the community. This research is carried out with the quantitative approach and supported by qualitative data. This research takes 60 respondents using simple random sampling technique. The results showed that the success level of e-voting has a correlation with the level of social capital of the community. Based on the field study, the social capital of the community is classified as high. The high social capital makes the implementation of e-voting successful and the success level is also high, because in the election ten years ago occurred a conflict. The community considers e-voting easier and more practical, cost effective and time-saving, and the results of e-voting are also reliable. A practical and fast of e-voting system can be a solution especially for “rural-urban” community who are busy or work outside the village.Keywords: E-voting, the success level of the system, social capital Pemilihan kepala desa dengan sistem e-voting merupakan hal yang baru bagi masyarakat. Keberhasilan penerapan sistem e-voting dilihat dari terpenuhinya beberapa prinsip agar penerapannya berlangsung efektif dan hasilnya dapat diterima oleh seluruh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat keberhasilan sistem e-voting dalam pemilihan kepala desa dengan tingkat modal sosial masyarakat. Bentuk penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang didukung oleh analisis data kualitatif. Penelitian ini mengambil enam puluh responden dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan e-voting memiliki hubungan dengan tingkat modal sosial masyarakat. Berdasarkan kajian di lapang, modal sosial masyarakat tergolong tinggi. Tingginya modal sosial tersebut membuat pelaksanaan e-voting berhasil dan tingkat keberhasilannya juga tergolong tinggi karena pada pemilihan sepuluh tahun silam sempat terjadi konflik. Masyarakat menganggap sistem evoting lebih mudah dan praktis, hemat dalam segi biaya dan waktu, serta hasil dari pemilihan juga dapat dipertanggungjawabkan. Sistem e-voting yang praktis dan cepat dapat menjadi solusi khususnya bagi masyarakat daerah “desa-kota” yang memiliki kesibukan atau pekerjaan di luar desa.Kata Kunci: E-voting, keberhasilan sistem, modal sosial. 


Author(s):  
Nyimas Ayu Dillashandy ◽  
Nurmala K Panjaitan

Mount Merapi eruption has occurred several times in Indonesia and the biggest eruption that last occurred in 2010. The community were suffered losses and were affected by eruptions. The purposes of this research are to analyze community resilience, to analyze the level of vulnerability, and to analize the community adaptive capacity. The research using a quantitative approach supported by qualitative data. Simple random sampling technique is used as the sampling method and the informant was taken purposively. The results of this research showed that when the eruption occurred the community has a high vulnerability. The adaptive capacity is also high with innovative learning based on institutional memory and supported by the connectedness. Communities achieve resilience and can adapt to changes with high adaptive capacity.  Keywords: adaptive capacity, community resilience, eruption, vulnerability ABSTRAK Erupsi Gunung Merapi sudah terjadi beberapa kali di Indonesia dan erupsi terbesar yang terjadi terakhir kalinya yaitu pada tahun 2010. Komunitas mengalami berbagai kerugian dan terkena dampak dari erupsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis resiliensi komunitas, menganalisis tingkat kerentanan komunitas, dan menganalisis kapasitas adaptasi komunitas. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Pemilihan responden dilakukan dengan teknik sampel acak sederhana sedangkan pemilihan terhadap informan dilakukan secara sengaja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa saat erupsi terjadi komunitas memiliki kerentanan yang tinggi. Kapasitas adaptasi komunitas tinggi dengan adanya innovative learning yang didasari oleh pengetahuan dan pengalaman dan didukung oleh jaringan yang dimiliki. Komunitas berhasil mencapai resiliensi dan dapat beradaptasi dengan perubahan-perubahan dengan kapasitas adaptasi yang tinggi.Kata kunci : kapasitas adaptasi, kerentanan, erupsi, resiliensi komunitas


Author(s):  
Supardi Supardi

<p>The purpose of this study was to determine the influence of learning discipline <br />and logical mathematical intelligence on mathematics achievement. This study is a survey design. This research did in student class XI IPA SMA Negeri 98 Jakarta semester 2012/2013. The sample taken by simple random sampling technique, involved 40 students. The instrument were in the forms of questionnaires and tests. The data were analyzed first by test requirements, the normality test, linearity and multicollinearity. Based on the fulfillment of the criteria in terms of the tes analyzed, inferential analysis to the test the research hypothesis. The data were analyzed using correlation and multiple regression. The findings showed that (1) learning discipline and logical mathematical intelligence had a positive and significant simultaneous impact on mathematics achievement. (2) learning discipline had a positive and significant impact on mathematics achievement. (3) logical mathematical intelligence had a positive and significant impact on mathematics achievement. </p>


2020 ◽  
Author(s):  
Pahrizal

The research is proposed to test the influence of Leadership and Motivation Work on Public Service Quality. The population in this study was the Kantor Kementerian Agama Sungai Penuh who had received the last 1 year service at the Kantor Kementerian Agama Sungai Penuh, amounting to 260 people. Furthermore, by using the Slovin formula, a sample size of 158 people was chosen with a sampling technique based on Simple Random Sampling. This study uses primary data and secondary data. Data analysis techniques used are path analysis and hypothesis testing using t test with data analysis using SPSS version 20. The results of the study based on showing that partially the Leadership and motivation work have a positive and significant effect on Public Service Quality. The results also show that motivation work variables act as intervening variables between Leadership and Public Service Quality.


2020 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 351-359
Author(s):  
Egidius Dewa ◽  
Maria Ursula Jawa Mukin ◽  
Oktavina Pandango

Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring berbantuan laboratorium virtual terhadap minat belajar fisika peserta didik dan mengetahui pengaruh pembelajaran daring berbantuan laboratorium virtual terhadap hasil belajar kognitif fisika peserta didik. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain eksperimen one group pretest posttest. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA 1 yang berjumlah 33 orang yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar kognitif dan angket minat belajar peserta didik. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pembelajaran daring berbantuan laboratorium virtual terhadap minat belajar peserta didik dengan nilai sig (2-tailed) lebih kecil dari 0,05 (0,0063 < 0,05) dan ada pengaruh pembelajaran daring berbantuan laboratorium virtual terhadap hasil belajar kognitif peserta didik dengan nilai sig (2-tailed)  lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) Abstract: This article aims to determine the influence of online learning with virtual labs on the learning interest of students ' physics and to know the influence of online learning with virtual labs on cognitive learning outcomes of student physics. This type of research is a quasi experiment with the experimental design of one group Pretests posttest. This research sample is a student of class X MIPA 1 which amounted 33 people determined with simple random sampling technique. The instruments used in this study are cognitive learning results test and Angket learning interest learners. Data analysis results can be concluded that there is a virtual lab-assisted online learning influence to the learning interest of learners with a value of sig (2-tailed) smaller than 0.05 (0.0063 < 0.05) and there is a virtual lab-assisted online learning influence to the outcome of the students ' cognitive learning with a sig (2-tailed) value smaller than 0.05 (0.000 < 0.05).


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document