PENGGUNAAN DISCREPANT EVENTS DENGAN PENDEKATAN POE TERHADAP HASIL BELAJAR KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN SISWA

2016 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
Author(s):  
Muriani Nur Hayati

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan: (1) pengaruh pembelajaran discrepant events dengan pendekatan POE terhadap hasil belajar kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa; (2)berapa besar pengaruh metode tersebut terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan pola pre test post test group design. Metode pengumpulan data melalui kuesioner untuk menilai prestasi belajar afektif dan psikomotorik dan tes untuk menilai prestasi belajar kognitif pada 92 siswa di SMA N 2 Semarang. Penggunaan discrepant events dengan pendekatan POE ternyata mempengaruhi hasil belajar kimia pokok bahasan kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa kelas XI SMA N Semarang. Data diuji dengan uji t dan N-gain. Hasil analisis uji t menunjukkan perbedaan dua rata-rata satu pihak kanan, diperoleh hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Angka korelasi pada kelas eksperimen 0,5237 yang menunjukkan nilai sedang, dan nilai koefesien determinasi sebesar 27,42 %. Hal ini menunjukkan sebesar 27,42% peningkatan hasil belajar kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa dipengaruhi hanya oleh metode tersebut.Kata Kunci: Discrepant events, Kelarutan dan hasil kali kelarutan, POE

2019 ◽  
Vol 7 (1) ◽  
pp. 11
Author(s):  
Happy Novriyanti Purwadi ◽  
Bambang Setiaji ◽  
Mary S Maryam
Keyword(s):  

Pendahuluan, Perilaku merokok dimulai pada usia anak-anak dan remaja. Berdasarkan hasil Riskesdas provinsi Banten 2013, persentase penduduk berumur 10 tahun ke atas di Kota Tangerang yang menjadi perokok setiap hari 25%, dari data tersebut yang sudah menjadi perokok aktif usia 10-14 tahun 2 % dan usia 15-19 tahun 21,7 %. Dengan kata lain hampir separuh perokok aktif sudah dimulai dari usia remaja. Besarnya potensi menjadi perokok dikalangan siswa karena kurangnya pemahaman tentang merokok, serta lingkungan yang sangat mempengaruhi baik dalam keluarga dan teman,sehingga diperlukan adanya pendidikan kesehatan. Promosi kesehatan merupakan salah satu cara untuk menyampaikan pesan-pesan dengan media, sehingga diharapkan dapat merubah perilakunya ke arah positif. Metode Penelitian yang digunakan yaitu Quasi Eksperimen dengan pre and post test group design. Sampel pada penelitian ini terdiri dari dua kelompok (cetak dan elektronik) dengan jumlah 84 responden dari 322 siswa/i. Hasil Penelitian terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap siswa sebelum dan sesudah diberikan intervensi pada kelompok media elektronik dan cetak. Peningkatan pengetahuan setelah diberikan intervensi media cetak (booklet) dan elektronik (video) ditandai dengan nilai p= 0.000. kemudian adanya peningkatan sikap ditandai dengan nilai significancy sebesar 0.001 (p < 0.05). Kesimpulan dan Saran, perbedaan rata-rata untuk pengetahuan sebesar 0.66 point dan sikap sebesar 0.02 point sehingga dapat disimpulkan penggunaan media elektronik lebih efektif dalam perubahan penggunaan dan sikap responden tentang merokok, hal ini tidak lepas dari peran sekolah dalam pemberian penyuluhan kesehatan yang dapat menggunakan media elektronik, untuk dapat meningkatkan derajat kesehatan sekolah.


2017 ◽  
Vol 12 (1) ◽  
Author(s):  
Alok Irma Suryani ◽  
Jufri A.W ◽  
Dadi Setiadi

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran 5E terintegrasi pendekatan saintifik kemampuan literasi sains berdasarkan kategori daya nalar siswa yaitu nominal, fungsional, konseptual/prosedural dan multidimensional. Penelitian ini tergolong eksperimen semu dengan pola Pre-Test dan Post-Test Group Design. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas IX SMPN 1 Kuripan tahun ajaran 2016/2017. Sampel kelas dipilih dengan teknik Purposive Sampling sehingga didapatkan kelas IX-A sebagai kelas eksperimen dan kelas IX-B sebagai kelas kontrol, dengan sampel berjumlah 50 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan literasi sains berupa soal uraian. Data kemampuan literasi sains dianalisis secara kualitatif dan dikatagorikan menjadi 4 yaitu katagori nominal, fungsional, konseptual/prosedural dan multidiminsional. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa yang menerapkan model pembelajaran 5E terintegrasi pendekatan saintifik berada pada 4 kategori  yaitu katagori nominal sebanyak  7,6%, fungsional sebanyak 26,9,  konceptual/prosedural sebanyak 53,8%  dan  multidiminsional  sebanyak 11,5% sedangkan pada kelas yang tidak menerapkan model pembelajaran 5E terintegrasi pendekatan saintifik berada pada 2  kategori yaitu katagori nominal sebanyak 70,8% dan katagori fungsional sebanyak 29,1%..Kata-kata Kunci: 5E, pendekatan saintifik, kemampuan literasi sains Abstract: The aim of this research is to know the effect of the 5E teaching model integrated scientific approach towards ability of science literacy based on category of nominal, functional, conceptual/procedural and multidimensional. This research is classified as quasi-experimental, with Pre-Test dan Post-Test Group Design. The population of this research were all the nine grade students of junior high school 1 Kuripan academic year 2016/2017. The class sample was taken by using purposive sampling in which IX-A became the experimental class and IX-B became the control class, with number of sample 50 students. The instruments that is used the data was ability of literacy science in form of essay. The date ability of literacy science was analyzed by using kualitative and  was category became 4 on on category of nominal, functional, conceptual/procedural and multidimensional. The result of research  showed the ability of literacy scince data showed that percentage of student implemetation  the 5E teaching model integrated scientific approach in the nominal 0f 7,6%, fungsional of 26,9%,  konceptual/prosedural of 53,8%  dan  multidiminsional  of ,5%, while the class not implemetation  the 5E teaching model integrated scientific approach in the nominal  category of 70,8% dan fungsional catagory of 29,1%.Keywords: 5E, scientific approach, ability of science literacy


2018 ◽  
Vol 2 (4) ◽  
pp. 286-299
Author(s):  
Mira Sekar Arumi ◽  
Nurul Atiqoh ◽  
Sri Kijang Hartini

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Team Training yang berjudul “Team Communication” yang sudah dilakukan untuk meningkatkan komunikasi interpersonal karyawan level manajerial di PT.X. Desain penelitian ini menggunakan pre-test dan post-test group design. Sebanyak 24 (dua puluh empat) orang peserta berpartisipasi dalam team training. Seluruh peserta mengisi persoalan yang berkaitan dengan materi komunikasi interpersonal dan skala komunikasi interpersonal, sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) team training dilakukan. Hasil pengukuran pemahaman materi komunikasi interpersonal menunjukkan team training dapat meningkatkan pemahaman sebelum dan sesudah dilaksanakannya team training secara signifikan   (t = -5,900, p = 0,000<0,001). Adapun hasil pengukuran dari skala komunikasi interpersonal menunjukkan peningkatan yang signifikan antara komunikasi interpersonal peserta sebelum dan sesudah team training (t = -12,500, p = 0,000 < 0,001),  sehingga dapat disimpulkan team training yang telah dilaksanakan efektif dalam meningkatkan komunikasi interpersonal level manajerial PT X


Jurnal Segar ◽  
2017 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 35
Author(s):  
Novita Sari Harahap

PENGARUH AKTIFITAS FISIK AEROBIK SESAAT TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA MAHASISWA ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN   Novita Sari Harahap1   1Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan.     Abstrak.Aktifitas fisik memiliki peranan yang sangat penting dalam mengendalikan kadar gula dalam darah, dimana saat melakukan aktifitas fisik terjadi peningkatan pemakaian glukosa oleh otot yang aktif sehingga secara langsung dapat menyebabkan penurunan glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh aktifitas aerobik sesaat  terhadap kadar glukosa darah puasa. Penelitian ini merupakan Kuasi-eksperimental dengan rancangan pre-post-test group design. Subjek penelitian sebanyak 10 orang diambil dengan menggunakan tehnik purposive sampling.  Kadar glukosa darah diukur sebelum dan setelah aktifitas fisik aerobik. Analisis data menggunakan uji t- berpasangan untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah aktifitas fisik aerobik sesaat terhadap penurunan kadar glukosa darah puasa (82,5±11,58 vs 70,0±7,05; p=0,023). Kesimpulannya yaitu aktivitas fisik aerobik memiliki pengaruh terhadap penurunan kadar glukosa darah puasa. Kata Kunci : Aktifitas fisik aerobik, Glukosa darah


2019 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 36-48
Author(s):  
Wita Romita Ayu ◽  
Tri Ariani ◽  
Wahyu Arini

The purpose of this study was to determine "The Effect of Quantum Teaching Learning Model on Physics Learning Outcomes of Class X Students of SMK Negeri 3 Lubuklinggau in 2018/2019 Academic Year". This research is motivated by the low student physics learning outcomes. The purpose of this study was to determine the effect of the pre-test post-test group design model. The population in this study were all grade X class of SMK Negeri 3 Lubuklinggau in the 2018/2019 academic year. Two classes were chosen by random sampling, namely class X TKJ II as an experimental class and class X TKJ I as a control class. Data collection techniques using test techniques. Student test score data were analyzed using the t test. Based on the results of post-test data analysis of the experimental class and the control class with a 0.5% confidence level obtained tcount = 6.9 and ttable= 2.00 because tcount>ttable, means the average score of the experimental class is greater than the control class, then it was concluded that there was a significant effect of the Quantum Teaching learning model on physics learning outcomes of class X students of SMK Negeri 3 Lubuklinggau in the 2018/2019 academic year.


2020 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
pp. 122-131
Author(s):  
Meilinda Krisna Puspasari ◽  
Dian Taviyanda ◽  
Selvia David Richard

Kanker payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian wanita. Karena,banyak wanita yang terlambat menyadari bahwa sebenarnya ia sudah terserang kanker.Untuk menemukan penyakit lebih awal dikembangkan berbagai metode yaitu salahsatunya dengan melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (selanjutnya disebutSADARI). SADARI adalah pemeriksaan payudara oleh diri sendiri untuk mendekteksisegala kelainan yang ada pada payudara.Penelitian ini bertujuan untuk MembuktikanEfektifitas Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Tentang Deteksi Dini KankerPayudara Pada Remaja Putri.Penelitian ini menggunakan metode literatur review.Sumber database yang digunakan untuk mengumpulkan literatur berasal dari GoogleScolar, PubMed, Spinger. Penelititi melakukan review Penelitian yang menggunakandesain Pre Experiment, Quasi Experiment, dan Cross sectional yang dalampelaksanaannya menggunakan metode pre-test post-test group design. Hasil yang didapatkan bahwa 1 jurnal memaparkan pengetahuan deteksi dini kanker payudara tanpaada perlakuan, 9 jurnal menunjukkan perbedaan signifikan efektifitas Pendidikankesehatan sebelum dan sesudah dilakukan Pendidikan kesehatan dengan nilai p <0.05yang berarti Pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan remajaputri.Kesimpulan: yang dapat diambil pemberian pendidikan kesehatan sangat efektifterhadap pengetahuan tentang deteksi dini kanker payudara.


2018 ◽  
Vol 12 (2) ◽  
pp. 341-350 ◽  
Author(s):  
Rita Kurnia ◽  
Yeni Solfiah

The objective of this research was to improve students’ writing ability by using the media of ‘upin-ipin’ animated cartoon pencil. The researcher used experimental method of pre-test and post-test group design. The research took 21 students as the sample. The observation and the researcher used T-Test for data analysis through SPSS 16 program. Based data analysis before doing the treatment of six indicators on the early development category. After doing the treatment on one indicator of the development category targeted. The result indicated that using ’upin-ipin’ animated cartoon pencil toward students’ (5-6 years old) writing ability at TK Permata Bunda Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Inhu it was 43,50%. Keyword: Early Childhood,  Writing ability, Media animated cartoon pencil. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis  anak dengan menggunakan media pensil karakter animasi Upin dan Ipin.Penelitian menggunakan metode ekperimen dengan desain satu grup kelompok pre-test dan post-test.. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 21 orang anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi. Teknik analisis data menggunakan uji t-test dengan menggunakan program SPSS 16. Berdasarkan analisis data sebelum diberikan perlakuan enam indikator pada kategori mulai berkembang (MB), sesudah diberikan perlakuan satu indikator pada kategori berkembang sesuai harapan (BSH), terdapat pengaruh media pensil karakter animasi Upin dan Ipin terhadap kemampuan menulis anak usia 5-6 tahun di TK Permata Bunda Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Indragiri Hulu yang signifikan yaitu sebesar 43,50%. Kata kunci: Anak Usia Dini, Kemampuan menulis, Media pensil animasi Upin Ipin


2020 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 47
Author(s):  
Diah Setiawati ◽  
Miswari Miswari ◽  
Saifullah Hidayat

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya perhatian peserta didik dalam proses pembelajaran biologi. Kreativitas guru dalam mengembangkan model pembelajaran dan media pembelajaran saat proses pembelajaran diperlukan untuk meningkatkan minat, keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Stay and Stray dengan media Flashcard terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem pernapasan di kelas XI IPA SMA Negeri 5 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan Quasi eksperimen Pre-test and Post-test group design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan pada kelas XI IPA 4 dan XI IPA 8 dengan menggunakan 2 metode, yaitu metode tes dan metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen adalah 93,5 dan kelas kontrol adalah 79,25. Data yang diperoleh adalahthitung = 8,699 dan ttabel= 1,669, karena thitung&gt;ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Stay and Stray dengan media Flashcard pada materi sistem pernapasan terbukti efektif terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 5 Semarang.


2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 8
Author(s):  
Leandra Erdina Usmany ◽  
I Made Krisna Dinata ◽  
S. Indra Lesmana ◽  
J Alex Pangkahila ◽  
Luh Made Indah Sri Handari Adiputra ◽  
...  

Pendahuluan: Performa seorang pelari dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya daya tahan kardiorespirasi. High-intensity interval training (HIIT) telah diusulkan sebagai strategi latihan yang menghemat waktu untuk meningkatkan daya tahan kardiorespirasi (VO2max). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pengaruh HIIT rasio work-to-rest 2:1 dengan 1:1 dalam meningkatkan daya tahan kardiorespirasi pada pelari komunitas. Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan berupa randomized pre and post test group design, teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Sampel penelitian berjumlah 22 orang usia 20-30 tahun. VO2max diukur dengan menggunakan 1,5 mile run test / tes lari 2,4 km. Hasil: . Hasil analisis uji t tidak berpasangan setelah intervensi pada kedua kelompok diperoleh nilai p = 0,579 (p > 0,05) yang berarti tidak ada perbedaan yang bermakna pada intervensi HIIT rasio work-to-rest 2:1 dibandingkan dengan HIIT rasio work-to-rest 1:1 terhadap peningkatan daya tahan kardiorespirasi pada pelari komunitas. Simpulan : HIIT 1:1 sama baiknya dengan 2:1 dalam meningkatkan daya tahan kardiorespirasi. Latihan HIIT dengan rasio work-to-rest 1:1 dan 2:1 dapat  digunakan sebagai strategi latihan untuk meningkatkan daya tahan kardiorespirasi (VO2max).


2018 ◽  
Vol 7 (1) ◽  
pp. 11-24
Author(s):  
Abdi Iswahyudi Yasril
Keyword(s):  

Biji kelor dan biji salak mempunyai nilai ekonomis yaitu dibuat menjadi arang aktif sebagai adsorben terhadap logam berat. Potensi arang biji kelor dan biji salak terletak pada karbon aktifnya. Arang aktif efektifmenggunakan aktifator. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan arang biji kelor dan arang biji salak dalam penurunan Pb pada air limbah.Penelitian bersifat eksperimen semu menggunakan post test group design. Objek penelitian adalah arang biji kelor dan arang biji salak teraktivasi dengan Al2(SO4)31%, 3 perlakuan (10gr, 15gr dan 20gr) dan 8 ulangan berdasarkan rumus  (t-1)(r-1)≥15 terhadap penyerapan Pb. Untuk mengetahui perbedaan arang biji kelor dan arang biji salak dalam penurunan Pb pada air limbah dilakukan dengan uji T Independen dan uji Anova dengan α95%.Hasil penelitian berat 10gr rata–rata penurunanPb dari arang biji kelor adalah 5.2335ppm dan rata-rata efesiensi penurunan 83.6958% sedangkan rata–rata penurunan dari arang biji salak adalah 4.7055ppm dan rata-rata efesiensi penurunan 75.2518%. Berat 15gr rata–rata penurunan dari arang biji kelor terhadap Pb adalah 5.5166ppm dan rata-rata efesiensi penurunan 88.2236% sedangkan rata–rata penurunan dari arang biji salak adalah 5.3950ppm dan rata-rata efesiensi penurunan 86.2786%. Berat 20gr rata–rata penurunan dari arang biji kelor terhadap limbah Pb adalah 5.9103ppm dan rata-rata efesiensi penurunan 94.5206% sedangkan rata–rata penurunan dari arang biji salak adalah 5.7476ppm dan rata-rata efesiensi penurunan 91.9178%. Terdapat perbedaan penurunan kadar Pb pada air limbah dengan menggunakan arang biji kelor dan arang biji salak. Untuk penyerapan Pb pada air limbah disarankan menggunakan arang biji kelor 20gr.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document