scholarly journals STUDI ANALISA TRANSFER RATE MULTIPROTOCOL LABEL SWITCHING (MPLS) PADA MEDIA AKSES WIRELESS DAN WIRELINEDI PT. BANK COMMONWEALTH (PTBC)

2015 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
Author(s):  
Meydita Erliana Pardila ◽  
Mudrik Alaydrus

Proses transfer dan mendapatkan data yang lambat dan membutuhkan waktu yang lama menyebabkan user sering mengeluh dengan lambatnya kecepatan jaringan yang ada. PT. Bank Commonwealth (PTBC) sangat memerlukan kecepatan transfer data, selain itu kecepatan transfer data menjadi masalah yang sering dialami dalam jaringan. Laporan ini dibuat untuk mengetahui performa transfer rate dan kualitas antara media akses wireless dan wireline pada teknologi Multiprotocol Label Switching (MPLS) di PT. Bank Commonwealth (PTBC). Kinerja jaringan yang di uji adalah delay dan packet loss pada hasil test ping serta menguji kapasitas bandwidth yang disewa. Pengujian dilakukan pada lima cabang yang menggunakan akses wireless dan lima cabang yang menggunakan akses wireline selama lima hari pada saat office hour dannon office hour. Dari hasil pengujian terlihat bahwa media akses wireline lebih baik transfer rate-nya dan lebih stabil apabila dibandingkan dengan media akses wireless.Kata Kunci: Transfer Rate, MPLS, wireless, wireline, delay, packet loss, ping.

2020 ◽  
Vol 18 (2) ◽  
pp. 59-64
Author(s):  
Angga Friyanto ◽  
Adam Mukharil Bachtiar ◽  
Abdu Sofyan Baihaqi

Transformasi digital diberbagai sektor membuat peningkatan kebutuhan infrastruktur jaringan untuk menopang tingginya trafik. Ketersedian sumber daya jaringan menjadi komponen penting dalam proses bisnis pada era digital. Selain penambahan infrastruktur, solusi yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah optimasi. OSPF (Open Shortest Path First) sebagai salah satu mekanisme penentuan jalur pengiriman data secara dinamis memiliki fitur dan performa yang baik dengan kalkulasi secara otomatis menggunakan algoritma yang memperhitungkan lebar bandwith. Dalam transmisi data, MPLS (Multiprotocol Label Switching) merupakan metode pengiriman paket data menggunakan label dalam proses penerusan pengiriman paket data. Penelitian ini menganalisis optimalisasi pemanfaatan MPLS sebagai mekanisme pengiriman paket data untuk komunikasi protokol routing OSPF. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah dengan eksperimen. Analisa yang dilakukan dengan membandingkan data hasil uji coba sistem jaringan OSPF yang menggunakan MPLS dan sistem jaringan OSPF tanpa MPLS. Dari analisa yang dilakukan dengan membandingkan  delay dan packet loss disimpulkan sistem jaringan yang menggunakan MPLS lebih efisien dan lebih cepat dalam komunikasi data. Kata Kunci: Data Transmisi, MPLS, OSPF, Rekayasa Trafik, Routing  


2021 ◽  
Author(s):  
akuwan saleh

Multi Protocol Label Switching (MPLS), merupakan arsitektur jaringan yang didefinisikan oleh IETF untuk memadukan mekanisme label swapping di layer dua dengan routing di layer tiga yang berguna untuk mempercepat pengiriman paket Routing eksplisit memberikan semua keuntungan MPLS, termasuk kemampuan melakukan traffic engineering dan routing kebijakan. Kecepatan transfer data menjadi masalah yang sering dialami dalam jaringan komputer, sehingga diperlukan proses yang cepat untuk mengatasi pengiriman dan pengambilan data tersebut dengan mengutamakan efisiensi waktu, sehingga user tidak perlu membuang banyak waktu. Dengan demikian, dibuatlah sebuah jaringan komputer dengan memanfaatkan teknologi berbasis Multiprotocol Label Switching (MPLS).Jaringan MPLS ini merupakan jaringan yang akan menambahkan label pada setiap paket yang akan dikirimkan, dengan pelabelan ini maka data yang akan dikirimkan akan menjadi lebih cepat sampai pada tujuan. Hal ini dikarenakan router hanya akan menganalisa label yang diberikan pada tiap paket.Pada tugas akhir ini akan menitikberatkan pada pembangunan aplikasi jaringan secara test-bed yangmampu merepresentasikan MPLS pada jaringan IPv6 berbasis OSPF beserta analisis terhadap parameter QoS dari hasil pengukuran. Pada tugas akhir ini menitikberatkan pada pembangunan aplikasi jaringan secara test-bed yang mampu merepresentasikan MPLS pada jaringan IPv6 beserta analisis terhadap parameter QoS. Dari hasil pengukuran didapatkan bahwa jaringan MPLS (Multi Protocol Label Switching) akan bekerja secara optimal apabila terdapat banyak switching dalam sebuah jaringan, selain itu jaringan MPLS akan terasa dampaknya jika pengiriman data dilakukan dalam kapasitas ber-gigabyte.


2013 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 79-83
Author(s):  
Handy Sunjaya ◽  
Deny Setiawan ◽  
Sandri Pratama

In this project, we demonstrated how to improve transfer rate when transfering data from a notebook installed FreeBSD operating system to another notebook installed Windows 8 operating system. The method which we used was with customizing the kernel on FreeBSD. Before we customized the kernel, we calculated the average time of the transfer speed with its default kernel. After we got the average time, then we customized its kernel and calculated the average time after we installed the custom kernel. At the end we got faster average time with the customized kernel and the performance better. Index Terms - FreeBSD, Server, Transfer rate, Improving


1970 ◽  
Vol 5 (1) ◽  
Author(s):  
W. F. Al-Khateeb, S. Al-Irhayim, and K. A. Al-Khateeb

The benchmark for the reliability quality of networks depends mainly on the accuracy and comprehensiveness of the reliability parameters. Downtime prediction of a communication system is crucial for the quality of service (QoS) offered to the end-user. Markov model enables analytical calculation of average single figure cumulative downtime over one year. The single average approach, generally, does not adequately describe the wide range of service performance that is likely to be experienced in communications systems due to the random nature of the failure. Therefore, it would be more appropriate to add downtime distribution obtained from network availability models to predict the expected cumulative downtime and other performance parameters among a large number of system populations. The distribution approach provides more comprehensive information about the behavior of the individual systems. Laplace-Stieltjes transform enables analytical solutions for simple network architectures, i.e. the simplex system and the parallel system. This paper uses simulations to determine reliability parameters for complex architecture such as the Multiprotocol Label Switching (MPLS) backbone planned for next-generation Internet. In addition to the single figure downtime, simulations provide other reliability parameters such as probability of zero downtime. The paper also considers the downtime distribution among a population of equally designed systems.Key Words: Reliability, availability, downtime, Multiprotocol label switching


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document