scholarly journals Internet-Based Cognitive Behavioral Therapy for Residual Symptoms in Bipolar Disorder Type II: A Single-Subject Design Pilot Study

2015 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. e44 ◽  
Author(s):  
Fredrik Holländare ◽  
Annsofi Eriksson ◽  
Lisa Lövgren ◽  
Mats B Humble ◽  
Katja Boersma
2007 ◽  
Vol 13 (5) ◽  
pp. 291-297 ◽  
Author(s):  
NOREEN A. REILLY-HARRINGTON ◽  
THILO DECKERSBACH ◽  
ROBERT KNAUZ ◽  
YELENA WU ◽  
TANYA TRAN ◽  
...  

Author(s):  
Uut Hanafi Rochman

This study aims to determine the implementation of Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) to reduce the level of anxiety experienced by US clients after landslides in Margamukti Pangalengan village. After the landslide, the US client experienced indications of anxiety disorders. Almost everyone experiences an anxiety disorder characterized by anxiety, restlessness that has an impact on emotional, cognitive and physiological disorders caused by past factors. This study uses a quantitative approach with an experimental research design. In this study, the study used a single subject design (SSD) with reselval technique (design with repetition) with the A-B-A model. The results showed that after the implementation of the intervention in the form of REBT therapy, the level of anxiety experienced by US clients experienced anxiety, where at baseline A1, which was in the high category with a score of 22, became the moderate category with a score of 11 in the final phase in the A2 baseline. From these data, it explains that the implementation of REBT therapy affects the reduction of anxiety levels in post-disaster survivors.


2020 ◽  
pp. 120-137
Author(s):  
Zahra Pashazadeh Azari ◽  
Seyed Ali Hosseini ◽  
Mehdi Rassafiani ◽  
Sayed Ali Samadi ◽  
Winnie Dunn ◽  
...  

2019 ◽  
Vol 18 (1) ◽  
Author(s):  
Winda Januarti

Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran secara empiris, sehingga mampu melakukan analisis tentang Asertive Training terhadap peningkatan motivasi belajar anak yang berperilaku maladaptif di Kelurahan Tamansari Kecamatan Bandung Wetan Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui rancangan subyek tunggal (single subject design) dan menggunakan model multiple baseline cross subjects untuk mengukur target perilaku. Subyek dalam penelitian ini adalah subyek satu yakni AM; subyek dua yakni JR; dan subyek tiga yakni NJ. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asertive Training berpengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar anak berperilaku maladaptif. Tingkatan pengaruh pada masing-masing subyek bervariasi dengan subyek AM dengan skor tertinggi yakni aspek komitmen, subyek JR dengan skor tertinggi yakni aspek komitmen beajar dan inisiatif belajar, subyek NJ dengan skor tertinggi yakni aspek inisiatif dan optimis belajar. Secara keseluruhan JR merupakan subyek yang memiliki tingkat pengaruh tertinggi dari intervensi Asertive Traning terhadap motivasi belajar, diantara kedua subyek yang lain. Hal ini tidak terlepas dari faktor-faktor pendukung subyek. Melalui intervensi Asertive Training, anak mampu mengelola emosi, perasaan dan tingkah laku yang berkaitan dengan pendidikan. Kata Kunci: Anak, Motivasi Belajar, Assertive Training, Perilaku Maladaptif


2018 ◽  
Vol 16 (2) ◽  
Author(s):  
R. Dika Permatadiraja

Abstrak Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran secara empiris, sehingga mampu melakukan analisis tentang Parent-Child Interaction Therapy (PCIT) terhadap peningkatan kelekatan anak dan ibu asuh di SOS Children’s Village Jakarta. Tahapan yang dilakukan melalui dua fase yakni Child-Directed Interaction (CDI) serta Parent-Directed Interaction (PDI).Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui rancangan subjek tunggal (single subject design) dan menggunakan model multiple baseline cross subjects untuk mengukur target perilaku. Subjek dalam penelitian ini adalah keluarga satu yakni PH dan ibu SU; keluarga dua yakni NM dan ibu MA; dan keluarga tiga yakni NA dan ibu AR. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa PCIT berpengaruh terhadap peningkatan kelekatan anak dan ibu asuh. Tingkatan pengaruh pada masing-masing subjek bervariasi dengan subjek PH dan ibu SU memiliki pengaruh tertinggi pada aspek kehangatan, subjek NM dan ibu MA memiliki pengaruh tertinggi pada aspek kehangatan dan ketanggapan; serta NA dan ibu AR memiliki pengaruh tertinggi pada aspek rasa aman. Secara keseluruhan NM dan ibu MA merupakan subjek yang memiliki tingkat pengaruh tertinggi dari intervensi PCIT terhadap kelekatan, diantara kedua subjek yang lain. Hal ini tidak terlepas dari faktor-faktor pendukung subjek. Hasil dari peningkatan kelekatan berdampak pada gaya pengasuhan yang penuh dengan kehangatan serta membentuk pola kelekatan ibu asuh terhadap anak yang selalu mendampingi, sensitif, responsif, penuh cinta dan kasih sayang.Kata kunci: anak, kelekatan, Parent-Child Interaction Therapy, pengasuhan keluarga pengganti


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document