scholarly journals Transmission of Market Orders Through Communication Line With Relativistic Delay

2020 ◽  
Author(s):  
Peter Lerner
2010 ◽  
Vol 143-144 ◽  
pp. 1107-1110
Author(s):  
Bo Li ◽  
Yi Ding Wang ◽  
Shuang Qiao ◽  
Zhi Qing Ma ◽  
Gui Fu Yang

This paper describes a distributed system for monitoring the cameras and controlling the pan tilt zoom, banners and slogans. The system satisfies that users can operator the devices in any computer in the LAN of the express way system, and all video stream can be showed in both a video matrix and any computer in the LAN of the express way system as well. We employ web service and converter between network and serial communication line to implement the anywhere-accessing requirement.


1982 ◽  
Vol 12 (8) ◽  
pp. 1088-1090
Author(s):  
Zhores I Alferov ◽  
M I Belovolov ◽  
A N Gur'yanov ◽  
A T Gorelenok ◽  
Evgenii M Dianov ◽  
...  

2008 ◽  
Vol 40 (8) ◽  
pp. 1987-2005 ◽  
Author(s):  
E Melanie DuPuis ◽  
Daniel Block
Keyword(s):  

2021 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 100-109
Author(s):  
Angga Sopian Munawar ◽  
Wildan Wiguna ◽  
Tika Adilah M

Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat, teknologi bereperan baik sebagai media interaksi sosial, sarana edukasi, maupun sarana hiburan. Dengan menerapkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan dapat membantu dan mempermudah pekerjaan. Salah satu bentuk kegiatan adalah pendakian dan petulangan, yaitu sebuah kegiatan dengan mengkombinasikan olahraga dan rekreasi yang sangat digemari oleh kalangan muda. Komunitas Pendaki Gunung Bandung (KPGB) merupakan Komunitas dengan kegiatan pendakian atau petualangan yang berperan sebagai media komunikasi dan informasi antar pegiat alam. Komunitas ini diharapkan menjadi jalur komunikasi terjalinya silaturahmi untuk membentuk kokoh rasa kekeluargaan antar sesama pendaki khususnya di Kota Bandung. Kesibukan dan padatnya jam kerja menyebabkan para anggota kesulitan dalam mengatur jadwal untuk melakukan aktivitas pendakian. Banyaknya rintangan dan tingkat kesulitan di medan pendakian, membuat banyak orang merasa takut untuk mendaki. Para pendaki yang mengalami kecelakaan dan hilang, bahkan meninggal dunia, menambah rasa takut bagi orang-orang yang ingin melakukan pendakian. Dari permasalahan yang ada perlu adanya gambaran tentang bagaimana menyelesaikan masalah ketika banyaknya aktivitas dari semua anggota yang tidak dapat melakukan pendakian. Maka aplikasi game yang bertemakan petualangan pendakian ini, dibentuk untuk memenuhi kepuasan para anggota Komunitas Pendaki Gunung Bandung, dengan pemrograman Cocos 2d-x berbasis game engine Android menggunakan smartphone yang menghasilkan game petulangan pendakian yang berkarakter 2D (dua dimensi). Aplikasi ini dirancang dengan fitur yang sederhana, oleh karena itu pengguna dapat memainkan game petualangan ini dengan nyaman. Terdapat pula fitur yang akan menghubungkan langsung pengguna dengan website KPGB, yang didalamnya terdapat informasi mengenai perlengkapan mendaki. Aplikasi ini diharapkan dapat memberikan kesenangan bagi anggota Komunitas Pendaki Gunung Bandung yang tidak bisa melakukan aktivitas berpetualang atau mendaki secara langsung.   The development of technology is currently increasingly rapid, technology plays a role both as a medium of social interaction, a means of education, and a means of entertainment. By applying technology in everyday life, it is hoped that it can help and make work easier. One form of activity is climbing and adventure, which is an activity that combines sports and recreation which is very popular with young people. The Bandung Mountaineering Community (KPGB) is a community with climbing or adventure activities that act as a medium of communication and information between nature activists. This community is expected to be a communication line for establishing friendships to form a strong sense of kinship between fellow climbers, especially in the city of Bandung. Busy and busy working hours cause the members to find it difficult to arrange a schedule for climbing activities. The number of obstacles and levels of difficulty in the climbing field, makes many people feel afraid to climb. The climbers who had accidents and disappeared, and even died, added to the fear of those who wanted to climb. From the existing problems, it is necessary to have an idea of how to solve the problem when there are many activities from all members who cannot climb. So this game application with the theme of climbing adventure, was formed to meet the satisfaction of members of the Bandung Mountaineering Community, with Cocos 2d-x programming based on the Android game engine using a smartphone that produces climbing adventure games with 2D (two-dimensional) characters. This application is designed with simple features, therefore users can play this adventure game comfortably. There is also a feature that will connect users directly to the KPGB website, in which there is information about climbing equipment. This application is expected to provide pleasure for members of the Bandung Mountaineering Community who cannot carry out adventure or climbing activities directly.  


2014 ◽  
Vol 22 (1) ◽  
pp. 57
Author(s):  
Andi Rosa

<p class="IIABSBARU">This research activity parse dzikir majelis Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) "Nurussalam" which has a strategic role in the democratic era. His status as a society organizations (NGOs) are positioned optimally by interest groups, political organizations and even into the container. By analyzing the dataobtained through interviews and documentation, the results of this study indicate that this council makes verses of the Qur’an that deals with the concept of al-‘<em>ummah</em>, <em>al-ukhuwwah al-islamiyya</em>, and <em>al-ta'āwun</em> as a cornerstone in interpreting para­graph integrative social which is then used as a propaganda entity. Proselytizing as mass communication, political communication line with more likely to use communication as a way to mobilize the masses massif. Even activities have been able to carry out the functions of political propaganda as part of the interest-group system.</p><p class="IIABSBARU" align="center">***</p>Penelitian ini berusaha untuk mengurai kegiatan Majelis Dzikir Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) “Nurussalam” yang memiliki peran strategis di era reformasi. Statusnya sebagai organisasi masyarakat (Ormas) diposisikan secara maksimal oleh kelompok kepentingan, bahkan menjadi wadah lembaga politik. Dengan mengganalisis data yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa majelis ini menjadikan ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan konsep <em>al-‘ummah, al-ukhuwwah al-islāmiyyah, </em>dan<em> al-ta’āwun</em> sebagai landasan dalam menafsirkan ayat sosial integratif yang kemudian dijadikan sebagai sebuah entitas dakwah. Dakwah sebagai komunikasi massa, sejalan dengan komunikasi politik yang lebih cenderung memanfaatkan komunikasi sebagai cara massif untuk menggalang massa. Bahkan kegiatannya telah mampu melaksanakan fungsi politik dakwah sebagai bagian dari sistem <em>interest-group</em>.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document