scholarly journals Assessing lead exposure sources at the property scale in Indianapolis

2018 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
Author(s):  
Emily Hentz, BS ◽  
Gabriel Filippelli, PhD ◽  
Noah Springer ◽  
Emily Hopkins, MA, BS, BA ◽  
Isheka Orr ◽  
...  

Background and Hypothesis:  Lead (Pb) was phased out of paint and gasoline over 40 years ago due to neurotoxicity in humans, but has persisted in soils and poses a legacy threat to many.  The Indianapolis 46218 zip code has had >10% children exhibiting Pb poisoning. This zip code has had historically high soil Pb levels, and is undergoing redevelopment. We hypothesize that redevelopment will act to re-expose new populations of people to the legacy Pb present in the area.    Experimental Design or Project Methods:  We sampled 5 parks and 7 playgrounds.  Stratified random sampling based on permit type was used to select properties from 25 issued and 25 closed permits from 527 identified demolition permits.  Nearby residential properties were selected, with permission of residents. Samples were taken near the dripline of the house, front yard, and street, or from each quadrant at sites without houses. Samples were dried, crushed, sieved to 150 microns, and assessed using X-Ray Fluorescence.    Results:  Mean Pb levels from driplines (1026 ppm) were significantly higher than streets (p=0.001), parks (p=0.002), yards (p=0.001), and demolition sites (p=0.000).  Pb concentrations for playgrounds had the lowest median lead levels (42 ppm), while dripline samples had the highest (289 ppm).  The EPA standard for children’s play areas is 400 ppm.  Conclusion and Potential Impact:  While all samples from playgrounds were below 400 ppm, children are also likely playing at their homes, where no legislation effectively protects them from potential Pb poisoning and values were found above 400 ppm.  An immediate outcome from this project is the education.  Residents who agreed to testing (n=42) received results of the test and guidelines to prevent Pb poisoning.  More work remains to ensure preventive rather than reactive strategies are employed to protect children’s health.

2020 ◽  
Vol 16 (1) ◽  
pp. 89
Author(s):  
Ade Saputra Nasution ◽  
Andreanda Nasution

Pendidikan kesehatan terutama gizi perlu dilakukan pada anak sejak usia dini seperti siswa Sekolah Dasar. Hal ini merupakan sebuah upaya untuk menciptakan kesadaran berperilaku gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara pendidikan kesehatan yang perlu dilakukan pada siswa adalah dengan menggunakan media edukatif seperti puzzle gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan perilaku (pengetahuan, sikap dan tindakan) sebelum dan sesudah dilakukan intervensi menggunakan puzzle gizi. Penelitian ini menggunakan rancangan Pra Experimental design One Group Pre-test Post-test design dengan sampel sebanyak 53 responden yang diperoleh dengan cara pengambilan sampel yaitu proportional stratified random sampling, dan data dianalisis menggunakan uji McNemar. Hasil penelitian menggambarkan karakteristik laki-laki sebanyak 19 dan perempuan sebanyak 34 siswa, analisis data menggambarkan pengetahuan (p = 0,001), sikap (p = 0,000) dan tindakan (p = 0,000) yang artinya pengetahuan, sikap dan tindakan memiliki perbedaan sebelum dan sesudah diberikan intervensi menggunakan puzzle gizi. Perlu adanya upaya promosi gizi seimbang pada siswa Sekolah Dasar yang berkelanjutan untuk perubahan perilaku (pengetahuan, sikap dan tindakan) siswa terhadap pola hidup yang lebih sehat.


Author(s):  
Evi Mariana

The purpose of this study was to analyze the factors that influence the decisionof the students chose to study in Obstetrics Prodi STIKES Muhammadiyah Ciamis and analyze the factors that most influence the decision of the students chose to study in Obstetrics Prodi STIKES Muhammadiyah Ciamis. Collecting data in this study was conducted using a survey by questionnaire to 114 students by stratified random sampling method. Methods of data analysis using multiple linear regression, F test and test T. The result is a marketing mix that significantly is the product, place, and physical evidence. And that does not affect the marketing mix is price, promotion, place, and processes


2020 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
pp. 86-91
Author(s):  
DESSY ANGRAINI ◽  
Iza Ayu Saufani

Era SDGs (sustainable development goals) merupakan kelanjutan program MDGs (Millenium Development Goals) memiliki tujuan bersama yang universal untuk memelihara keseimbangan tiga dimensi pembangunan yang berkelanjutan, salah satu tujuannya adalah menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua orang. Pentingnya ketersediaan air bersih bagi kehidupan masyarakat dapat memberikan pengaruh penting terhadap kesehatan masyarakat,sehingga air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari kualitasnya harus memenuhi standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan air. Berdasarkan informasi wali jorong palupuah mengatakan bahwa sumber air yang digunakan oleh warga untuk kebutuhan sehari-hari secara fisik berwarna, terdapat endapan pada penampungan air, dan belum pernah diuji keamananya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketersediaanair bersih di Jorong Palupuah Nagari Pasia Laweh KabupatenAgam.Penelitian ini merupakan penelitian observasional survey dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua rumah tangga yang berada di Jorong Palupuah Nagari Pasia Laweh Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sampel penelitian berjumlah 74 KK ditentukan dengan teknik proportionate stratified random sampling dan analisis data dilakukan dengan univariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden di jorong Palupuah Nagari Pasia Laweh Kabupaten Agam, Sumatera Barat mayoritas berusia 25-45 tahun dengan tingkat pendidikan terakhir adalah tamat SMA. Berdasarkan hasil survey rata-rata jumlah anggota keluarga di jorong Palupuah berjumlah 3 orang (32,4%), dan mayoritas responden bekerja sebagai IRT dengan tingkat penghasilan keluarga rata-rata Rp.1.500.000.Terdapat lima sumber air baku utama yang dijadikan sebagai sumber air bersih oleh masyarakat jorong dan sebagian besar sumber air yang digunakan berasal dari sumber mata air (71.8%). Selain itu, masih ada sebagian masyarakat yang mengeluhkan penyaluran air yang tidak lancar (35,1%). Serta masih ada 41.9% yang mengatakan tidak mudah mendapatkan air bersih. Kualitas air bersih yang disalurkan di Jorong Palupuah termasuk dalam kategori baik. Namun, sebagian besar masyarakat tidak menggunakan PDAM dan sumber air yang digunakan sangat tidak menunjang untuk dikonsumsi.


2020 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
pp. 199-202
Author(s):  
Irmawati Irmawati ◽  
Lidia Fitri ◽  
Afritayeni Afritayeni

Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 mengalami peningkatan pada remaja berusia 15-19 tahun, dimana remaja laki-laki (4,5%) dan remaja perempuan (0,7%) pernah melakukan seks pranikah. Hasil penelitian Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun 2014, pada usia 10-19 tahun dengan populasi 43,5 juta didapatkan hasil 52% menemukan konten pornografi melalui iklan/ situs yang tidak mencurigakan dan 14% mengakses situs porno secara sukarela. Berdasarkan survei awal di SMP A Pekanbaru terhadap 10 orang pelajar didapatkan hasil 7 dari 10 mereka sudah berpacaran, sering berpegangan tangan dan berpelukan dengan lawan jenis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keterpaparan media massa dan peran orangtua terhadap perilaku seksual pada remaja di SMP A Pekanbaru tahun 2017. Jenis penelitian yaitu analitik kuantitatif, dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu stratified random sampling sebanyak 158 responden. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan uji chi square didapatkan hasil adanya hubungan antara keterpaparan media massa dan perilaku seksual dengan  p value 0,000 < 0,05 dan tidak adanya hubungan antara peran orangtua dan perilaku seksual dengan p value 0,759 > 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden terpapar media massa (82,3%) dan mayoritas orangtua berperan (91,1%) serta sebagian besar responden beresiko terhadap perilaku seksual (27,8%). Sebaiknya pihak sekolah bekerjasama dengan instansi kesehatan untuk memberikan penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi dan bekerjasama dengan BKKBN untuk membuat suatu program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).


2020 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
pp. 147-153
Author(s):  
Nofri Hasrianto Nofri ◽  
Nurvi Susanti ◽  
Uswatun Khasanah ◽  
Yessi Harnani

Survey awal dan wawancara peneliti dari 20 orang siswa, anak yang menggunakan smartphone yaitu: 15 orang siswa dan 5 orang siswa tidak memilki smartphone, anak usia 3-5 tahun diberikan waktu 1 jam perhari dan 2 jam perhari untuk usia 6-18 tahun. Hal ini menyebabkan anak malas menulis dan membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku penggunaan smartphone pada siswa SDN 014 Sungai Putih Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SDN 014 Sungai Putih Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Sampel dalam penelitian 157 orang. Teknik pengambilan sampel Probability Sampling melalui Stratified Random Sampling. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square, alat ukur kuesioner. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan siginifikan antara pengetahuan, sikap, pengaruh teman sebaya dan lingkungan keluarga. Sedangkan   yang   tidak   terdapat   hubungan   signifikan   yaitu pengawasan orang tua terhadap perilaku peggunaan smartphone. Kesimpulan lingkungan keluarga sangat beperan aktif dalam pembentukan karakter anak tak terkecuali penggunaan smartphone juga ternyata secara efektif dapat mempengaruhi pergaulan sosial anak terhadap lingkungan terdekatnya.


2020 ◽  
Author(s):  
Syadzali Azizi

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor penempatan, iklim organisasi dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja aparatur sipil negara di Kantor Kementerian Agama Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan aparatur sipil negara Kantor Kementerian Agama Kota Padang. Pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket dengan pengukuran skala likert yang terdiri dari lima alternative jawaban. Kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 22.0 for windows.Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penempatan, iklim organisasi, pengembangan karir dan kepuasan kerja aparatur sipil negara di Kantor Kementerian Agama Kota Padang berkategori baik dimana masing-masing TCR variabel adalah 75%, 77,2%, 73,6%, dan 79%. Faktor penempatan berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja aparatur sipil negara dengan hasil signifikansi 0.000. Faktor iklim organisasi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja aparatur sipil negara dengan hasil signifikansi 0.001 Sementara faktor pengembangan karir berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja aparatur sipil negara dengan hasil signifikansi 0,011. Selanjutnya faktor penempatan, iklim organisasi dan pengembangan karir secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja aparatur sipil negara dengan hasil signifikansi 0.000 dan kontribusi sebesar 71,5%.


2020 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 167-180
Author(s):  
Luli Achmad Gozali ◽  
Yusniar Lubis ◽  
Syaifuddin Syaifuddin

This study is aimed to determine and analyze the effect of the implementation of motivation and culture on the employees productivity at Huta Padang estate of PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Asahan Regency North Sumatera. This research method uses a quantitative approach, the type of research is a survey. The sample was determined by stratified random sampling method, 95 people. The data collection through questionnaires. Data were analyzed using multiple linear regression. The results showed that partially and simultaneously, the implementation of motivation and culture had a positive and significant effect on the employess productivity at Huta padang estate of PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Asahan Regency North Sumatera. The determination coefficient value of 0.882, indicates that the influence of the implementation of motivation and culture on the employess productivity of Huta Padang estate of PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Asahan Regency North Sumatera is 88.2%. The culture has more dominant influence on the employees produktivity at  Huta Padang estate of PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Asahan Regency North Sumatera, with a direct influence of 73,2%. 


2017 ◽  
Vol 2 (3) ◽  
pp. 169
Author(s):  
Gampo Haryono

<p><em>Building customer loyaltyis veryimportant forcompany Loyaltycan be createdfromcustomersatisfactionto themarketing so that</em><em>This research aims to analyze : (1) The effect of satisfaction product, satisfaction of price, satisfaction of promotion, satisfaction of location, satisfaction of personil, satisfaction of process, satisfaction of </em><em>physical evidence on switching barrier</em><em> (2)</em><em> The effect of satisfaction product, satisfaction of price, satisfaction of promotion, satisfaction of location, satisfaction of personnel, satisfaction of process, satisfaction of </em><em>physical evidence on customer loyalty Taman Wisata Bukit Khayangan Kota Sungai Penuh. This studyincluding thea descriptivequantitativeresearchandverification.The populationin this researchis a Taman Wisata Bukit Khayangan </em><em>Sungai Penuh</em><em> City customer. Drawnfroma populationsample of323customers. Sampling was done byusing</em><em> Stratified Random Sampling </em><em>technique. </em><em>Analysis of data used path analysis and hypothesis testing using the</em><em> F and </em><em> t test. </em><em>The result showed that: (1) there are significant effect satisfaction of price, satisfaction of promotion, satisfaction of location and satisfaction of personnel on switching barrier, while the effect satisfaction of product, satisfaction of process and satisfaction </em><em>physical evidence not significant on customer loyalty Taman Wisata Bukit Khayangan.</em></p><p>Membangun loyalitas pelanggan merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan. Loyalitas dapat diciptakan dari kepuasan pelanggan terhadap bauran pemasaran, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengaruh kepuasan atas produk, kepuasan atas harga, kepuasan atas promosi, kepuasan atas lokasi, kepuasan atas karyawan, kepuasan atas proses dan kepuasan atas sarana fisik terhadap loyalitas pengunjung Taman Wisata Bukit Khayangan. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan pengunjung remaja sampai dewasa Taman Wisata Bukit Khayangan tahun 2009 sampai 2015 dengan jumlah 482.500 orang.Dari populasi ditarik sampel sebanyak 323 orang pengunjung.Analisis data yang digunakan adalah analisis jalur.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) terdapat pengaruh signifikan kepuasan atas produk terhadap loyalitas pengunjung Taman Wisata Bukit Khayangan, 2) terdapat pengaruh signifikan kepuasan atas harga terhadap loyalitas pengunjung Taman Wisata Bukit Khayangan, 3) terdapat pengaruh signifikan kepuasan atas promosi terhadap loyalitas pengunjung Taman Wisata Bukit Khayangan, 4) terdapat pengaruh signifikan kepuasan atas lokasi terhadap loyalitas pengunjung Taman Wisata Bukit Khayangan, 5) terdapat pengaruh signifikan kepuasan atas pegawai terhadap loyalitas pengunjung Taman Wisata Bukit Khayangan, 6) terdapat pengaruh signifikan kepuasan atas proses terhadap loyalitas pengunjung Taman Wisata Bukit, 7) tidak terdapat pengaruhsignifikan kepuasan atas bukti fisik terhadap loyalitas pengunjung Taman Wisata Bukit Khayangan. </p><p><em><br /></em></p><p> </p>


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document