The China Mobile, Huawei, and ZTE Broadband Network Gateway (BNG) Simple Control and User Plane Separation Protocol (S-CUSP)

2020 ◽  
Author(s):  
S. Hu ◽  
D. Eastlake ◽  
F. Qin ◽  
T. Chua ◽  
D. Huang
Author(s):  
Halil Ertan ◽  
Selver Ezgi Kucukbay ◽  
Amir Yavariabdi ◽  
Nuri Kangoz ◽  
Ali Emre Tiryaki ◽  
...  

2019 ◽  
Vol 10 (1) ◽  
pp. 341-356
Author(s):  
Eri Dwi Fariliana ◽  
Hidayat Nur Isnianto

Internet merupakan kumpulan jaringan komputer yang ada di seluruh dunia dan dapat saling berkomunikasi. Penyediaan internet tidak lepas dari penggunaan IP publik. IP publik memiliki keterbatasan yaitu jumlah IP terbatas serta harga yang mahal. Menanggapi hal tersebut ICON+ mulai menerapkan penggunaan Broadband Network Gateway (BNG). Sistem pengalokasian IP publik dengan BNG mengalokasikan IP network dan broadcast pada subnet 255.255.255.0 (/24) kemudian membagikan IP untuk pelanggan (CPE) dengan subnetting 255.255.255.255 (/32), sedangkan pada Virtual Routing Forwarding (VRF) mengalokasikan IP network dan broadcast dilakukan pada setiap service serta subnetting disesuaikan dengan kebutuhan service. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebutuhan IP publik yang sedikit sangat cocok dikonfigurasi dengan BNG dan konfigurasi VRF lebih cocok digunakan untuk kebutuhan service internet dengan kebutuhan banyak IP publik. Penelitian ini juga menunjukan bahwa penggunaan BNG tidak terlalu mempengaruhi performa service internet karena performa jaringan sangat baik pada parameter throughput dengan nilai 96.7% dan delay dengan nilai 22.058 ms serta baik untuk parameter packet loss dengan nilai 0.1% dan jitter dengan nilai 4 ms.


Author(s):  
R.P. Davey ◽  
D.B. Payne ◽  
D. Nesset ◽  
P. Tomlinson ◽  
T. Gilfedder ◽  
...  

2011 ◽  
Vol 28 (3) ◽  
pp. 400-408 ◽  
Author(s):  
Eliamani Sedoyeka ◽  
Ziad Hunaiti

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document