scholarly journals Diameter Mobile IPv6: Support for Home Agent to Diameter Server Interaction

Author(s):  
H. Tschofenig ◽  
J. Bournelle ◽  
G. Giaretta ◽  
M. Nakhjiri
Keyword(s):  
2000 ◽  
pp. 235-244 ◽  
Author(s):  
F. Heissenhuber ◽  
W. Fritsche ◽  
A. Riedl

10.28945/3371 ◽  
2009 ◽  
Author(s):  
Martin Ehmke ◽  
Harri Forsgren ◽  
Kaj Grahn ◽  
Jonny Karlsson ◽  
Timo Karvi ◽  
...  

Control signaling messages in Mobile IPv6 are mainly used to inform the home agent (HA) and the correspondent node (CN) about the mobile node’s (MN’s) new address when its network attachment point is changed. In order to prevent various security attacks, these messages must be protected. In the current standard, the control signaling messages between a HA and a MN are authenticated using IPSec, often with IKEv2 and X.509 certificates. Control signaling messages between a MN and a CN are currently protected by an effective but insecure protocol, known as Return Routability. Using IBE (Identity-Based Encryption) for authenticating control signaling messages requires more processing power but significant security enhancements are achieved. The current protocols for protecting control signaling messages are outlined in this paper. Proposed approaches for implementing IBE-authentication between a MN and a HA as well as between a MN and a CN are presented. Environments where the MN and the CN use the same Public Key Generator (PKG) as well as environments where they use different PKGs are taken into account. Finally, the performance of some proposed signaling protocols is estimated. An overview of IBE is given and the elements and operations needed to set up an IBE infrastructure are described in an appendix.


EXPLORE ◽  
2019 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
Author(s):  
Muhammad Multazam

Mobile IP merupakan protocol yang mendukung mobilitas dari user, dengan mobile IP sebuah node dapat terus berkomunikasi dengan node yang lain dimanapun dia berada. Mobile IPv6 memperbolehkan node yang telah mempunyai dukungan terhadap IPv6 untuk meninggalkan jaringan asalnya sementara node tersebut sedang memperbarui koneksinya ke internet. Hal ini berarti bahwa mobile IPv6 bisa mengidentifikasi tiap-tiap node dengan static address-nya, tanpa memperhatikan point of attachment nya ke internet.Mobile IPv6 yang digunakan pada makalah ini memakai metode triangle tunneling yaitu metode perutean pengiriman paket dimana ketika correspondent node (CN) mengirimkan paket menuju mobile node (MN), home agent (HA) mengambil alih paket tersebut dan mengirimkannya ke care of address dari MN dengan tunneling, sedangkan MN dapat mengirimkan langsung menuju CN. Pada makalah ini dilakukan pengujian video conference (multipont) pada jaringan Mobile IPv6 dengan metode triangle tunneling untuk diukur parameter-parameter QoS meliputi packet loss, delay, jitter, throughput dan MOS.Berdasarkan hasil uji coba dengan memperhatikan parameter-parameter QoS yang dianalisa terlihat bahwa kualitas MN yang berada di jaringan asalnya (homenet) lebih baik ketika berada di jaringan yang sedang dikunjungi (visitnet), hal ini disebabkan dengan metode triangle tunneling paket yang dikirim menuju MN dirutekan ke HA terlebih dahulu sehingga meningkatkan trafik jaringan, selain itu pada uji coba handover terdapat nilai rata-rata delay yang cukup besar yaitu 3.367 detik untuk paket video dan 3.269 detik untuk paket audio, karena pada saat handover, MN membutuhkan waktu untuk memperbaharui koneksi dan melakukan konfigurasi ulang jaringan yang ada.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document