Options and Prospects of Conceptual Approach Development for Managing Integrated Business Structures

Upravlenie ◽  
10.12737/2819 ◽  
2014 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 57-60
Author(s):  
Мальчевский ◽  
A. Malchevskiy ◽  
Афанасьев ◽  
Valentin Afanasev

Application of new methods for managing large-scale integrated structures are considered as exemplified by the bank holding company. The factors urging the use of new approaches are highlighted. The author gives solid ground for options and prospects for development of conceptual approach, ensuring consistency of goals and enhancing integration of a holding company’s components.

1975 ◽  
Vol 48 (2) ◽  
pp. 204 ◽  
Author(s):  
Rodney D. Johnson ◽  
David R. Meinster

1990 ◽  
Vol 18 (1_part_1) ◽  
pp. 65-74
Author(s):  
John M. Frazier ◽  
Alan M. Goldberg

Biomedical endeavours can be divided into three major categories: research, education, and testing. Within the context of each of these categories, activities involving whole animals have made major contributions and will continue to do so in the future. However, with technological developments in the areas of biotechnology and computers, new methods are already reducing the use of whole animals in certain areas. This article discusses the general issues of alternatives and then focuses on the development of new approaches to toxicity testing.


1974 ◽  
Vol 29 (4) ◽  
pp. 1344
Author(s):  
Robert R. Dince ◽  
Richard B. Johnson

Media Iuris ◽  
2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 73
Author(s):  
Rizal Choirul Romadhan

Visi Kementerian BUMN saat ini adalah menyelesaikan pembentukan perusahaan holding induk (super holding company) BUMN dalam bentuk klaster yang menjadi payung pengelola BUMN agar dapat menggerakkan proses penciptaan nilai tambah bagi sebesar-besarnya kepentingan rakyat. Perusahaan holding induk BUMN dalam bentuk klaster tersebut akan membawahi perusahaan-perusahaan atau perusahaan holding berdasarkan klaster-klaster sejenis dalam struktur korporasi modern. Pembentukan klaster-klaster tersebut tujuannya untuk memperkuat rantai pasok bukan membunuh sektor usaha lainnya yang sedang berjalan dan meningatkan sinergitas. Realisasi pembentukan induk usaha (holding) pada BUMN berdasarkan core business mesti disikapi dan dilaksanakan secara hati-hati. Sebab, ada sejumlah potensi permasalahan hukum yang mungkin muncul ke permukaan ketika proses holding BUMN itu direalisasikan salah satunya berkaitan dengan status hukum BUMN. Potensi permasalahan itu berangkat dari definisi BUMN sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara. Potensi permasalah itu memunculkan dua isu hukum yakni berkaitan dengan Kedudukan hukum BUMN yang menjadi anak perusahaan dalam Holding Company dan Wewenang Negara/Pemerintah dalam melakukan pengawasan dan fungsi pembinaan kepada BUMN yang menjadi anak perusahaan dalam Holding Company. Penulis menggunakan metode penelitian hukum, yaitu suatu kegiatan know-how dalam ilmu hukum, bukan sekedar know-about, sebagai kegiatan know-how penelitian hukum dilakukan untuk memecahkan isu hukum yang dihadapi. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan undang-undang (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach).


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document