scholarly journals Effects of tunicamycin on .ALPHA.-glucosidase secretion from cultured sugar-beet suspension cells.

1989 ◽  
Vol 53 (9) ◽  
pp. 2499-2500 ◽  
Author(s):  
Yoshiki YAMASAKI ◽  
Haruyoshi KONNO
1978 ◽  
Vol 42 (2) ◽  
pp. 241-245 ◽  
Author(s):  
Seiya CHIBA ◽  
Seizo INOMATA ◽  
Hirokazu MATSUI ◽  
Tokuji SHIMOMURA

2020 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
Author(s):  
Andri Prasetiyo Prasetiyo

Trigonella foenum-graceum atau fenugreek digunakan secara luas  sebagai obat tradisional  untuk pengobatan diabetes tetapi mekanisme kerjanya masih belum jelas. Penelitian bertujuan memprediksi senyawa dalam fenugreek yang berkhasiat sebagai antidiabetes secara in-silico dengan menggunakan perangkat lunak Molegro Virtual Docking . Docking dilakukan 10 Senyawa uji dalam fenugreek yaitu 4-hidroxyisoleucine, coumarine, diosgenin, galactomannan, isovitexin, quarcetin, tigogenin, trigoneline, vitexin dan yamogenin dengan 3 reseptor yaitu sugar beet alpha-glucosidase- (PDB ID : 3W37), human dipeptidyl peptidase-4 (PDB ID : 2RGU), human peroxisome proliferator activated gamma (PDB: 2PRG) serta senyawa pembanding acarbose, linagliptin dan rosiglitazone. Dari 10 senyawa uji, galactomanann  memiliki nilai Rerank Score/RS paling rendah di dua reseptor yaitu alpha glucosidase dan peroxisome proliferator activated gamma dengan nilai berturut turut -116,558kkal/mol dan -131.184kkal/mol dan nilai RS acarbose -113.595kkal/mol dan rosiglitazone -124.537kkal/mol . Dari 10 senyawa uji, vitexin memiliki nilai RS paling rendah direseptor dipeptidyl peptidase-4 dengan nilai RS -86.7288 kkal/mol dan nilai RS linagliptin 109.665kkal/mol. Berdasarkan nilai RS, galactomannan diprediksi memiliki aktivitas antidiabetes yang bekerja pada reseptor alpha-glucosidase dan peroxisome proliferator activated gamma sedangkan vitexin diprediksi memiliki aktivitas antidiabetes yang bekerja pada reseptor dipeptidyl peptidase-4.


1991 ◽  
Vol 55 (6) ◽  
pp. 1675-1676 ◽  
Author(s):  
Yoshiki YAMASAKI ◽  
Haruyoshi KONNO
Keyword(s):  

1985 ◽  
Vol 78 (2) ◽  
pp. 291-295 ◽  
Author(s):  
Eliezer Zamski ◽  
Roger E. Wyse

1978 ◽  
Vol 42 (10) ◽  
pp. 1855-1860 ◽  
Author(s):  
Hirokazu MATSUI ◽  
Seiya CHIBA ◽  
Tokuji SHIMOMURA

1989 ◽  
Vol 135 (3) ◽  
pp. 369-372 ◽  
Author(s):  
Morten Joersbo ◽  
Jytte M. Andersen ◽  
Finn T. Okkels ◽  
Morten G. Pedersen
Keyword(s):  

2019 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 74-80
Author(s):  
Andri Prasetiyo ◽  
Esti Mumpuni ◽  
Raymond R. Tjandrawinata

Trigonella foenum-graceum atau fenugreek digunakan secara luas  sebagai obat tradisional  untuk pengobatan diabetes tetapi mekanisme kerjanya masih belum jelas. Penelitian bertujuan memprediksi senyawa dalam fenugreek yang berkhasiat sebagai antidiabetes secara in-silico dengan menggunakan perangkat lunak Molegro Virtual Docking . Docking dilakukan 10 Senyawa uji dalam fenugreek yaitu 4-hidroxyisoleucine, coumarine, diosgenin, galactomannan, isovitexin, quarcetin, tigogenin, trigoneline, vitexin dan yamogenin dengan 3 reseptor yaitu sugar beet alpha-glucosidase- (PDB ID : 3W37), human dipeptidyl peptidase-4 (PDB ID : 1X70), human peroxisome proliferator activated gamma (PDB: 2PRG) serta senyawa pembanding acarbose, sitagliptin dan rosiglitazone. Dari 10 senyawa uji, galactomanann  memiliki nilai Rerank Score/RS paling rendah di dua reseptor yaitu alpha glucosidase dan peroxisome proliferator activated gamma dengan nilai berturut turut -116.56 kcal/mol dan -131.18 kcal/mol dan nilai RS acarbose -113.60 kcal/mol dan rosiglitazone -124.54 kcal/mol . Dari 10 senyawa uji, tigogenin memiliki nilai RS paling rendah direseptor dipeptidyl peptidase-4 dengan nilai RS -86.54 kcal/mol dan nilai RS sitagliptin -87.02 kcal/mol. Berdasarkan nilai RS, galactomannan diprediksi memiliki aktivitas antidiabetes yang bekerja pada reseptor alpha-glucosidase dan peroxisome proliferator activated gamma sedangkan tigogenin diprediksi memiliki aktivitas antidiabetes yang bekerja pada reseptor dipeptidyl peptidase-4.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document