Hazard Control Hierarchy and Its Utility in Safety Decisions about Consumer Products

Author(s):  
Kenneth Laughery ◽  
Michael Wogalter
e-GIGI ◽  
2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
Author(s):  
. Juliatri

Abstract: Dentists are at risk of experiencing a number of occupational hazards including physical hazards. Potential physical hazards include noise, lighting, ionizing and non-ionizing radiation, percutaneous exposure incident (PEI), and extreme temperatures. Efforts to control physical hazards based on the hierarchy of hazard control in the work of dentists are substitution, engineering, administration, and the use of personal protective equipment (PPE).Keywords: physical hazards, hazard control hierarchy Abstrak: Dokter gigi merupakan salah satu profesi yang berisiko mengalami sejumlah bahaya akibat pekerjaan, termasuk bahaya fisik. Potensi bahaya fisik antara lain kebisingan, pencahayaan, radiasi ionisasi dan nonionisasi, percutaneous exposure incident (PEI), dan suhu ekstrim. Upaya pengendalian bahaya fisik berdasarkan hierarki pengendalian bahaya pada pekerjaan dokter gigi yaitu substitusi, rekayasa engineering, administrasi, dan penggunaan alat pelindung diri (APD).Kata kunci: bahaya fisik, hierarki pengendalian bahaya


2019 ◽  
Vol 20 (2) ◽  
pp. 107
Author(s):  
Suparmanta Suparmanta

Penyebab kematian terbesar pada usia sekolah dan  remaja di Indonesia adalah akibat kecelakaan transportasi, disamping penyakit demam berdarah dan tuberkulosis. Berdasarkan data dari Kepolisian, angka kematian karena kecelakaan lalu lintas di Daerah Istimewa Yogyakarta selama empat tahun terakhir terus meningkat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka kematian pada anak adalah dengan melakukan analisis kasus-kasus kecelakaan lalu lintas yang telah terjadi pada anak, sehingga kecelakaan yang sama tidak terulang kembali.Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian dan angka morbiditas anak korban kecelakaan lalu lintas di Daerah Istimewa Yogyakarta. Analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada anak, sedangkan Fault Tree Analysis digunakan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi fatalitas dan morbiditas anak-anak korban kecelakaan lalu lintas.Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan kematian pada kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada anak di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah kendaraan lain yang terlibat kecelakaan, hazard, lalu lintas yang bercampur, minimnya sarana prasarana keselamatan, melebihi kecepatan, perilaku tidak tertib dan penggunaan alat keselamatan. Upaya menurunkan angka kematian dan morbiditas pada kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada anak di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah dengan pendekatan Hazard Control Hierarchy, yaitu dengan Elimination berupa mencegah anak mengendarai motor dan menghilangkan hazard di pinggir jalan, Substitution berupa pemanfaatkan jasa transportasi daring, Engineering Control berupa traffic calming, pemasangan median jalan, dan pembuatan lajur khusus sepeda motor,  Administrative Control antara lain dengan mengoptimalkan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan Personal Protective Equipment dengan meningkatkan pemakaian alat keselamatan


Author(s):  
Delma P. Thomas ◽  
Dianne E. Godar

Ultraviolet radiation (UVR) from all three waveband regions of the UV spectrum, UVA (320-400 nm), UVB (290-320 nm), and UVC (200-290 nm), can be emitted by some medical devices and consumer products. Sunlamps can expose the blood to a considerable amount of UVR, particularly UVA and/or UVB. The percent transmission of each waveband through the epidermis to the dermis, which contains blood, increases in the order of increasing wavelength: UVC (10%) < UVB (20%) < UVA (30%). To investigate the effects of UVR on white blood cells, we chose transmission electron microscopy to examine the ultrastructure changes in L5178Y-R murine lymphoma cells.


2003 ◽  
Author(s):  
Raymond W. Lim ◽  
Michael S. Wogalter
Keyword(s):  

TAPPI Journal ◽  
2018 ◽  
Vol 17 (01) ◽  
pp. 31-37
Author(s):  
Bryan McCulloch ◽  
John Roper ◽  
Kaitlin Rosen

Barrier coatings are used in applications including food packaging, dry goods, and consumer products to prevent transport of different compounds either through or into paper and paperboard substrates. These coatings are useful in packaging to contain active ingredients, such as fragrances, or to protect contents from detrimental substances, such as oxygen, water, grease, or other chemicals of concern. They also are used to prevent visual changes or mechanical degradation that might occur if the paper becomes saturated. The performance and underlying mechanism depends on the barrier coating type and, in particular, on whether the barrier coating is designed to prevent diffusive or capillary transport. Estimates on the basis of fundamental transport phenomena and data from a broad screening of different barrier materials can be used to understand the limits of various approaches to construct barrier coatings. These estimates also can be used to create basic design rules for general classes of barrier coatings.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document