scholarly journals Stock Selection into Portfolio by Fuzzy Quantitative Analysis and Fuzzy Multicriteria Decision Making

2016 ◽  
Vol 2016 ◽  
pp. 1-14 ◽  
Author(s):  
Satit Yodmun ◽  
Wichai Witayakiattilerd

This paper presents a stock selection approach assisted by fuzzy procedures. In this approach, stocks are classified into groups according to business types. Within each group, the stocks are screened and then ranked according to their investment weight obtained from fuzzy quantitative analysis. Groups were also ranked according to their group weight obtained from fuzzy analytic hierarchy process (FAHP) and technique for order preference by similarity to ideal solution method (TOPSIS). The overall weight for each stock was then derived from both of these weights and used for selecting a stock into the portfolio. As a demonstration, our analysis procedures were applied to a test set of data.

Proceedings ◽  
2019 ◽  
Vol 16 (1) ◽  
pp. 7
Author(s):  
Natalia Taraszkiewicz

Agricultural biogas plants are an investment that benefits both investors, inhabitants of a given region, as well as the natural environment. Such a project, despite many economic, environmental, and social advantages, is also associated with the emission of unpleasant odors or noise. That is why selecting the location of an agricultural biogas plant is a particularly important task. The investment location was selected using multicriteria decision-making (MCDA or MCDM) methods. Of the three variants, the most favorable in terms of the adopted criteria was selected using both analytic hierarchy process (AHP) and technique for order preference by similarity to ideal solution (TOPSIS) methods.


2021 ◽  
Vol 10 (2) ◽  
pp. 162-169
Author(s):  
Istna Mar`atul Khusna ◽  
Novita Mariana

Abstrak— Bibit merupakan salah satu penentu dalam keberhasilan budidaya tanaman padi. Budidaya tanaman padi dimulai dari memilih bibit tanaman yang berkualitas karena bibit termasuk objek utama yang dikembangkan pada budidaya selanjutnya. Bibit sebagai pembawa gen dari induknya yang akan menentukan sifat dari tanaman setelah berproduksi dan untuk mendapatkan bibit padi yang berkualitas dapat diperoleh dari memilih dan menentukan bibit yang berasal dari induk berkualitas. Kualitas bibit merupakan kunci keberhasilan dalam budidaya padi. Bibit yang berkualitas mampu beradaptasi, memiliki pertumbuhan yang cepat serta seragam, tumbuh lebih cepat, tahan hama dan tinggi nilai produktivitasnya. Untuk mendapatkan bibit padi berkualitas, petani sering mengalami kesulitan. Berdasarkan kesulitan yang dialami petani, maka akan dibangun sebuah sistem pendukung keputusan untuk membantu petani memutuskan bibit yang akan ditanam sesuai dengan kondisi lingkungan tanam dengan mempertimbangkan beberapa aspek kriteria. Dalam mengatasi masalah pemilihan bibit padi tersebut dibuat sebuah program sistem pendukung keputusan agar memudahkan informasi dan rekomendasi kepada petani padi tentang bibit yang berkualitas. Dengan menggunakan dua metode yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Penentuan bobot kriteria dilakukan dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP), sedangkan untuk tahap perankingan dikerjakan dengan menggunakan metode TOPSIS. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah padi berkualitas dari lima alternatif yang sudah ditetapkan, yaitu: Sunggal, Inpari32, Ciherang, IR64, Situbagendit. Sistem menghasilkan nilai preferensi tertinggi yaitu 0,858 pada padi Sunggal di urutan pertama dan  0,767 pada padi Inpari32 diurutan kedua. Jadi dari hasil penelitian ini, peneliti merekomendasikan bibit padi berkualitas yang cocok ditanam di di desa sambongbangi yaitu Sunggal dan Inpari32..Kata Kunci : Bibit Padi, DSS, TOPSIS, AHP, Kualitas Bibit Padi


2013 ◽  
Vol 347-350 ◽  
pp. 3186-3189
Author(s):  
Tian Wen Luo ◽  
Hai Feng Tan ◽  
Xiao Juan Wang ◽  
Xin Wei Bai

By comparing several typical multi-objective decision-making methods, an ideal objective method is proposed, which combines Similarity to Ideal Solution Method and Analytic Hierarchy Process (AHP). After validation, this ideal objective method is both scientific and accurate in the process of target key decision.


2017 ◽  
Vol 3 (3) ◽  
pp. 9
Author(s):  
Tiara Imas Ayu ◽  
Rudy Ariyanto ◽  
Yan Watequlis Syaifudin

Selama  ini  kenaikan  jabatan  di  PT.  Makmur  Citra  Abadi  masih  dilakukan  secara  manual,  sehingga  tidak menutup kemungkinan jika pengambilan keputusan dilakukan secara subjektif dengan hanya melihat pada aspek tertentu  saja.  Disamping  itu  terdapat  hambatan  dalam  penyeleksian  mengenai  pembobotan  kriteria  sehingga pengambil keputusan sulit menentukan bobot dalam bentuk angka. Melihat masalah tersebut, maka diperlukan sistem  pendukung  keputusan  (SPK)  yang  dapat  membantu  memecahkan  masalah  tersebut.  Sistem  pendukung keputusan  kenaikan  jabatan  diharapkan  mampu  mengatasi  masalah  tersebut  dengan  menyesuaikan  bobot  dan kriteria.  Metode  yang  digunakan  untuk  membantu  dan  mendukung  dalam  pengambilan  keputusan  ini  adalah metode  Analytic  Hierarchy  Process  (AHP)  dan  Technique  Order  Preference  by  Similarity  To  Ideal  Solution (TOPSIS). Aplikasi ini dapat membuat proses penilaian dan pengambilan keputusan menjadi lebih mudah karena adanya dukungan dalam pengambilan keputusan. Selain itu seleksi kandidat yang dilakukan dengan aplikasi ini dapat memberikan hasil cukup akurat, hal ini terbukti dengan pengujian yang telah dilakukan dari perbandingan seleksi manual dan seleksi sistem dengan keakuratan 95%.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document