blindBike: an assistive bike navigation system for low-vision persons

Author(s):  
Lynne L. Grewe ◽  
William Overell ◽  
Chris Lagali
Keyword(s):  
2019 ◽  
Vol 9 (5) ◽  
pp. 989 ◽  
Author(s):  
Xiaochen Zhang ◽  
Xiaoyu Yao ◽  
Yi Zhu ◽  
Fei Hu

In this work, we propose an assistive navigation system for visually impaired people (ANSVIP) that takes advantage of ARCore to acquire robust computer vision-based localization. To complete the system, we propose adaptive artificial potential field (AAPF) path planning that considers both efficiency and safety. We also propose a dual-channel human–machine interaction mechanism, which delivers accurate and continuous directional micro-instruction via a haptic interface and macro-long-term planning and situational awareness via audio. Our system user-centrically incorporates haptic interfaces to provide fluent and continuous guidance superior to the conventional turn-by-turn audio-guiding method; moreover, the continuous guidance makes the path under complete control in avoiding obstacles and risky places. The system prototype is implemented with full functionality. Unit tests and simulations are conducted to evaluate the localization, path planning, and human–machine interactions, and the results show that the proposed solutions are superior to those of the present state-of-the-art solutions. Finally, integrated tests are carried out with low-vision and blind subjects to verify the proposed system.


2012 ◽  
Vol 73 (S 02) ◽  
Author(s):  
L. Volpi ◽  
A. Pistochini ◽  
M. Turri-Zanoni ◽  
F. Meloni ◽  
M. Bignami ◽  
...  

2019 ◽  
Vol 10 (1) ◽  
pp. 11
Author(s):  
Rizki Anisa Nurjanah ◽  
Septiani Nadra Indawaty ◽  
Mitayani Purwoko
Keyword(s):  

Tajam penglihatan adalah daya lihat yang mampu dilakukan seseorang. Tajam penglihatan normal adalah apabila seseorang dapat melihat huruf, angka, maupun bentuk dalam berbagai macam ukuran pada kartu Snellen dengan jarak 20 kaki (20/20). Katarak merupakan salah satu penyebab terjadinya gangguan penglihatan terbanyak kedua setelah gangguan refraksi yang tidak terkoreksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya low vision setelah operasi bedah katarak di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan data rekam medis pasien yang sudah menjalani operasi katarak di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang periode Januari 2017-April 2018. Besar sampel penelitian ini adalah 31 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kontrol keempat pasca operasi, ada 38,7% subjek yang tetap memiliki low vision. Subjek penelitian sebagian besar terdiri dari individu lansia akhir (74,2%), terdapat 2 orang subjek yang mengalami komplikasi intra operasi (6,4%), dan terdapat 9 orang subjek yang mengalami komplikasi pasca operasi (29,1%). Timbulnya lowvision setelah operasi katarak tidak dipengaruhi oleh usia (p = 1,000) dan komplikasi intraoperasi (p = 1,000), namun dipengaruhi oleh adanya komplikasi pasca operasi (p = 0,043). Faktor risiko timbulnya lowvision pasca operasi katarak adalah adanya komplikasi pasca operasi. Oleh karena itu, perlu upaya pencegahan dari berbagai sisi agar tidak terjadi komplikasi pasca operasi katarak.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document