Interactive multimedia mirror system design

2008 ◽  
Vol 54 (3) ◽  
pp. 972-980 ◽  
Author(s):  
Jun-Ren Ding ◽  
Chien-Lin Huang ◽  
Jin-Kun Lin ◽  
Jar-Ferr Yang ◽  
Chung-Hsien Wu
Author(s):  
Dendi Ismi Sofian ◽  
Achmad Syarief ◽  
Acep Iwan Saidi

<br /><div>The existence of traditional musical instruments, especially Betawi, is increasingly disappearing, eroded by modern life and a global lifestyle that is more adopting Western musical instruments with  all its conveniences. One effort that can be done is to develop an application using augmented reality  technology. This research will focus on developing augmented reality applications using a mix approach  approach, which is a merger of qualitative and quantitative approaches. Whereas in the application<br />development process, the method of designing Interactive Multimedia System Design Development  (IMSDD) was developed. This application is evaluated using the System Usability Scale. It can be  concluded that the application is categorized as “Good” with a grade scale “C” and acceptability ranges<br /><br /><strong>Abstrak</strong><div><br />Keberadaan alat musik tradisional khususnya Betawi semakin lama semakin menghilang tergerus kehidupan modern dan gaya hidup global yang lebih banyak mengadopsi alat musik Barat dengan segala kemudahannya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan sebuah aplikasi menggunakan teknologi augmented reality. Penelitian ini akan berfokus pada pengembangan aplikasi augmented reality menggunakan pendekatan mix approach yaitu penggabungan antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Sedangkan dalam proses pengembangan aplikasi menggungkan metode perancangan Interactive Multimedia System Design Development (IMSDD). Aplikasi ini dievaluasi menggunakan System Usability Scale. Dapat disimpulkan bahwa aplikasi tergolong kategori “Good” dengan grade scale “C” dan acceptability ranges termasuk “High”</div></div>


1997 ◽  
Vol 36 (1) ◽  
pp. 183 ◽  
Author(s):  
Jose M. Sasian

2010 ◽  
Author(s):  
Xiaoping Li ◽  
Zhonghua Fang ◽  
Xinglong Li
Keyword(s):  

2009 ◽  
Vol 48 (24) ◽  
pp. 4703
Author(s):  
Michael J. Kosch ◽  
Todd Pedersen ◽  
Robert Esposito

Author(s):  
Rita Novita Sari ◽  
Ema Utami ◽  
Andi Sunyoto

<p>Proses pembangunan rumah tidak lepas dari hambatan dalam perencanaan pembuatan. Ketika seorang pengguna ingin membangun rumah, perencanaan pembuatan yang harus diperhatikan adalah lokasi dan desain rumah. Pengguna hanya dapat melihat desain rumah melalui katalog rumah pada PT. Fujiyama. Informasi yang ditampilkan pada katalog tidak cukup memberikan informasi atau gambaran desain rumah kepada pengguna. Untuk itu penulis menggabungkan teknologi Mobile Augmented reality dengan pendekatan Interactive Multimedia System Design Of Development (IMSDD) untuk dapat memvisualisasikan desain rumah dengan lebih real. Dengan menggunakan metode ini mampu mampu menampilkan objek 3D rumah dengan berbasis augmented reality. Aplikasi ini dapat berjalan pada mobile android, dimana aplikasi ini dapat mendeteksi penanda sehingga akan muncul desain objek 3D rumah pada katalog. Berdasarkan hasil evaluasi yang dari pengujian ditemukan bahwa pada aplikasi ini terdapat kelemahan pada yaitu flexibility and efficiency of use, error prevention dan hasil pengujian lainnya bahwa objek yang ditampilkan berbeda – beda berdasrakan dari jarak antara kamera dengan penanda.</p>


2019 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 45-52
Author(s):  
Sri Nurhayati ◽  
M Azisan H

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhakti Kencana Bandung merupakan salah satu sekolah tinggi dibidang pendidikan kesehatan yang berada di Kota Bandung dengan salah satu program studi yang tersedia yaitu D3 Kebidanan. Adapun yang menjadi latar belakang pada penelitian yaitu sulitnya mahasiswi mendapatkan informasi beserta penjelasan pada tiap-tiap istilah kebidanan yang harus dimengerti oleh seorang mahasiswi kebidanan STIKes Bhakti Kencana Bandung. Kemudian terbatasnya ruang, waktu, hingga pemahaman dari setiap mahasiswi terhadap materi yang diberikan dengan menggunakan metode pengajaran tanya – jawab konvensional juga menjadikan mahasiswi kesulitan dalam mendapatkan ilmu pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini untuk membantu mahasiswi dalam hal memperoleh informasi istilah ilmu kebidanan serta dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Metode pembangunan perangkat lunak yang digunakan yaitu Metode Interactive Multimedia System Design and Development yang terbagi dalam empat tahapan utama yaitu analisis kebutuhan sistem, pertimbangan desain, implementasi, dan evaluasi. Penerapan teknologi yang digunakan yaitu teknologi Firebase sebagai autentikasi dan penyimpanan basis data. Teknologi Google Voice Recognition dan Dialogflow yang menjadikan bot mengerti pertanyaan yang diajukan oleh pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat digunakan oleh mahasiswi sebagai media pendukung dalam proses pembelajaran mengenai istilah ilmu kebidanan yang dapat digunakan kapan saja dan dimana saja.


2019 ◽  
Vol 27 (11) ◽  
pp. 15251
Author(s):  
Chen Xu ◽  
Xiaomin Lai ◽  
Dewen Cheng ◽  
Yongtian Wang ◽  
Kaihua Wu

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document