Modeling MARTE Sequence Diagram with Timing Pi-Calculus

Author(s):  
Wei Jin ◽  
Hanpin Wang ◽  
Meixia Zhu
Keyword(s):  
2011 ◽  
Vol 121-126 ◽  
pp. 2614-2618
Author(s):  
Yong Tao Huang ◽  
Gang Wang ◽  
Bing Yin Ren ◽  
Hao Yun Zhang

To formally verify the correctness of supply chain business process model (SCBPM), a model validation scheme was proposed based on Pi-calculus. In this scheme, the interaction structure of SCBPM was described by UML sequence diagram. The corresponding rules were defined between UML sequence diagram and Pi-calculus. Based on these rules, the formal process model was established. Its validity was verified by MWB, a model checker of pi-calculus. The result shows the scheme proposed could effectively verify the consistency of SCBPM and customer requirements.


ICIT Journal ◽  
2020 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
pp. 50-60
Author(s):  
Ilamsyah Ilamsyah ◽  
Sri Rahayu ◽  
Dewi Lisnawati

Inventory adalah aktiva yang meliputi barang-barang milik perusahaan, instansi, bidang pendidikan dan lain-lain. PT Anugrah Distributor Indonesia merupakan instansi milik perusahaan teknologi informasi yang didalamnya terdapat bagian logistik. Logistik berfungsi untuk mengelola kegiatan transaksi pembelian dan pengeluaran barang. Pengelolaan tersebut masih memanfaatkan Ms Excel. Sistem ini memakan waktu lama dalam proses pengelolaan data dan tingkat keakuratannya belum maksimal. Untuk memperoleh keakuratan data, logistik membutuhkan suatu sistem yang efisien, efektif dan valid dalam mengelola kegiatan transaksi pembelian dan pengeluaran barang. Dengan demikian dalam penelitian ini peneliti melakukan pengembangan sistem logistik yang saling terintegrasi menggunakan Unified Modelling Language (UML) yang digambarkan dengan Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram dan Class Diagram dan menggunakan bahasa pemprogramman PHP (Hypertext Preprocessor). Hasil akhir dari penelitian ini adalah sistem informasi inventory stok barang yang sesuai dengan kebutuhan dan memudahkan user dalam menginput dan membuat laporan persediaan barang. Sistem ini dibuat agar proses inventory dapat terkendali dengan baik, menjadi efektif dan efisien. Kata kunci: Sistem inventory, UML, PHP, Sistem Informasi


Jurnal Teknik ◽  
2018 ◽  
Vol 7 (1) ◽  
Author(s):  
Hanifah Jihan

Penjualan merupakan salah satu fungsi pemasaran yang sangat penting dan menentukan bagi perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan, memperoleh laba untuk kelangsungan hidup perusahaan. Sedangkan tujuan penjualan adalah berusaha mencapai volume penjualan, berusaha mendapatkan laba tertentu,dan menunjang pertumbuhan perusahaan. Dalam analisa sistem penjualan roti manis menggunakan metode UML (Use case, Ststechart diagram, dan Sequence diagram). Penjualan di bagi menjadi dua bentuk yaitu, penjualan yang bersifat cash and carry dimana penjual setelah terdapat kesepakatan dan barang bisa langsung dimiliki oleh pembeli dan penjual yang bersifat kredit yaitu penjualan non cash dengan tenggang waktu tertentu.Transaksi penjualan yang masih dilakukan di tempat atau toko dengan cara konvensional di nilai masih kurang efektif dan menghambat proses operasinal. PT. Charlies Lestari Sentosa menggunakan sistem komputer dalam kegiatan transaksi pembayaran dapat lebih efektif dan efisien dalam penggunaanya. Sistem informasi penjualan roti manis sangat penting dalam perusahaan karena sebagai tolak ukur dalam perkembangan dan pencapaian target perusahaan.Kata Kunci      :  Rancang Bangun, Sistem Penjualan, Analisis Sitem Penjualan. 


2014 ◽  
Vol 36 (6) ◽  
pp. 1261-1266
Author(s):  
Xiang-Ning LI ◽  
Ke-Gang HAO ◽  
Xiao-Qun GUO
Keyword(s):  

Network ◽  
2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 75-94
Author(s):  
Ed Kamya Kiyemba Edris ◽  
Mahdi Aiash ◽  
Jonathan Loo

Fifth Generation mobile networks (5G) promise to make network services provided by various Service Providers (SP) such as Mobile Network Operators (MNOs) and third-party SPs accessible from anywhere by the end-users through their User Equipment (UE). These services will be pushed closer to the edge for quick, seamless, and secure access. After being granted access to a service, the end-user will be able to cache and share data with other users. However, security measures should be in place for SP not only to secure the provisioning and access of those services but also, should be able to restrict what the end-users can do with the accessed data in or out of coverage. This can be facilitated by federated service authorization and access control mechanisms that restrict the caching and sharing of data accessed by the UE in different security domains. In this paper, we propose a Data Caching and Sharing Security (DCSS) protocol that leverages federated authorization to provide secure caching and sharing of data from multiple SPs in multiple security domains. We formally verify the proposed DCSS protocol using ProVerif and applied pi-calculus. Furthermore, a comprehensive security analysis of the security properties of the proposed DCSS protocol is conducted.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document