Traveling Salesman Problem for a Bidirectional Graph Using Dynamic Programming

Author(s):  
Vivian Brian Lobo ◽  
Blety Babu Alengadan ◽  
Sehba Siddiqui ◽  
Annies Minu ◽  
Nazneen Ansari
Author(s):  
Anggar Titis Prayitno

ABSTRACT  Traveling Salesman Problem (TSP) is one of combinatorics optimation problem to find the possible shorthest path that can be obtained if a  salesman visit each city exactly once and return to the starting city. The shorthest path searching can be done by Cheapest Insertion Heuristics algorithm and Dynamic Programming. Each algorithm has different efficiency to find shorthest path. Algorithm efficiency is determined based on time complexity. Algorithm wich has the smallest time complexity is the most efficient algorithm. Based on the calculation result, the time complexity of Cheapest Insertion Heuristics algorithm is and Dynamic Programming is .  Therefore, for  Cheapest Insertion Heuristics Algorithm is more efficient algorithm than Dynamic Programming in TSP solving. Keywords : Traveling Salesman Problem, Cheapest Insertion Heuristics  Algorithm, Dynamic Programming, and Algorithm time complexity.


Networks ◽  
2018 ◽  
Vol 72 (4) ◽  
pp. 528-542 ◽  
Author(s):  
Paul Bouman ◽  
Niels Agatz ◽  
Marie Schmidt

Author(s):  
Fikri Akbar L ◽  
Rosnani Ginting

Traveling Salesman Problem adalah salah satu masalah untuk menemukan rute terpendek dari bepergian seorang salesman dari kota pertama dan kemudian ke kota tujuan dan akhirnya kembali ke kota pertama, tetapi satu kota hanya sekali dikunjungi. Ada beberapa algoritma untuk menyelesaikan masalah salesman keliling, seperti Greedy Algorithm, Artificial Bee Colony Algorithm, Algoritma Heuristics Insertion Termurah, Algoritma Genetika dan banyak lagi. Dalam tulisan ini, hanya dibahas algoritma serakah, algoritma heuristik penyisipan termurah, dan pemrograman dinamis. Setelah dibandingkan menggunakan contoh kasus dengan 5 kota dan diselesaikan dengan algoritma ketiga, rute terpendek sama tetapi cara penyelesaiannya berbeda. Mereka memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan memiliki karakteristik masing-masing. Algoritma serakah lebih cocok bila digunakan untuk sejumlah kota yang tidak terlalu banyak karena prosesnya lebih sederhana, tetapi algoritma heuristik penyisipan termurah lebih cocok untuk kasus dengan lebih banyak kota yang prosesnya lebih rumit daripada algoritma serakah. Menghitung dalam pemrograman dinamis harus benar karena akan berpengaruh untuk hasil penghitungan berikutnya.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document