A distributed database server for continuous media

Author(s):  
W.G. Aref ◽  
A.C. Catlin ◽  
A.K. Elmagarmid ◽  
J. Fan ◽  
J. Guo ◽  
...  
2018 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 83-86
Author(s):  
Katalin Ferencz

Abstract The wide spread of IoT devices makes possible the collection of enormous amounts of sensor data. Traditional SQL (structured query language) database management systems are not the most appropriate for storing this type of data. For this task, distributed database management systems are the most adequate. Apache Cassandra is an open source, distributed database server software that stores large amounts of data on low-coast servers, providing high availability. The Cassandra uses the gossip protocol to exchange information between the distributed servers. The query language used is the CQL (Cassandra Query Language). In this paper we present an alternative solution to traditional SQL-based database management systems - the so called NoSQL type database management systems, summarize the main types of these systems and provide a detailed description of the Apache Cassandra open source distributed database server installation, configuration and operation.


2019 ◽  
Author(s):  
yuda fahrozi

Database Server adalah sebuah program komputer yang menyediakan layanan pengelolaan basis data dan melayani komputer atau program aplikasi basis data yang menggunakan model klien/server. Istilah ini juga merujuk kepada sebuah komputer (umumnya merupakan server) yang didedikasikan untuk menjalankan program yang bersangkutan. Sistem manajemen basis data (SMBD) pada umumnya menyediakan fungsi-fungsi server basis data, dan beberapa SMBD (seperti halnya MySQL atau Microsoft SQL Server) sangat bergantung kepada model klien-server untukmengakses basis datanya.Legenda Terbentuknya Istilah DatabaseIstilah “database” berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudianartinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel inimengenai database komputer. Catatan yang mirip dengan database sebenarnyasudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnisJenis DatabaseTerdapat 12 tipe database, antara lainOperational database,Analytical database,Data warehouse,Distributed database,End-user database,External database,Hypermedia databases on the web,Navigational database,In-memory databases,Document-oriented databases,Real-time databases,danRelational Database.Kata Kunci : Kapasitas Server Dan Data Base


CCIT Journal ◽  
2010 ◽  
Vol 3 (3) ◽  
pp. 345-365
Author(s):  
Muhammad Yusup ◽  
Untung Rahardja ◽  
Eko Prasetiyani

Seiring dengan kemcjuan teknologi informasi dan laju perkembangannya yang semakin pesat mendorong adanya perkembangan tingkat keamanan pada sistem database server. Tingkat keamanan tersebut ditir jau dari berbagai tier, baik pada Application Tier, Database Tier, maupun Network Tier. Namun penerapan keamanan sistem database server saat ini baru sebatas pada Application Tier saja, misalnya penerapan hak akses user dengan 1P Token, IP Address, Mac Address serta Global Password Management (GPM) pada server RME. Untuk keamanan Network Tier sudah diatur melalui router, tetapi keamanan dari Database Tier belum disentuh dengan baik. Saat ini Server RME masih menggunakan konsep Two-Tier, yaitu antara Database Tier dan Application Tier masih berada dalam satu server, menggunakan Windows Authentication sebagai hak akses user pada sisi database. Sehingga penerapan tersebut tentunya sangat rentan terhadap keamanan sistem database server, dimana perintah-perintah SQL yang dijalankan oleh user sulit untuk dikendalikan karena belum diterapkannya User Mapping dan Server Roles pada database. Dari permasalahan tersebut maka server RME dengan konsep Two-Tier perlu dioptimalkan karena dapat memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap kelangsungan 4 (empai) pilar IT E-learning di lingkungan Perguruan Tinggi Rahai ja. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibutuhkan suatu konsep Three-Tier yang diterapkan pada server iRME. Dengan menggunakan Three-Tier, memungkinkan adanya pemisahan secara fisik antara Database Tier dan Application Tier pada server yang berbeda sehingga diharapkan dapat meningkatkan keamanan pada sisi database server. Arsitektur ini memiliki potensi untuk apkan backup server jika Application Tier mengalami masalah, memungkinkan juga diterapkan mirroring pada server iRME sebagai pengembangan lanjutan. Dapat disimpulkan bahwa dengan konsep Three-Tier ini dapat menjadi sebuah solusi terkini dalam meningkatkan keamanan database server di lingkungan Perguruan Tinggi Raharja.


2014 ◽  
Vol 971-973 ◽  
pp. 1920-1923
Author(s):  
Jun Liu ◽  
Yu Sun ◽  
Zhi Zhen Chen ◽  
Yan Liu ◽  
Lin Su ◽  
...  

According to the characteristics of the tea product traceability and monitoring system, the master-slavedatabase architecture is adopted. Based on Amoeba frame, the separation technology of reading and writing isachieved. Experimental results show that the design of master-slave distributed database is correct. And the achievement of separation technology of reading and writing effectively implement a distributed data managementto improve data processing efficiency.


INTI TALAFA ◽  
2018 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
Author(s):  
Yaman Khaeruzzaman

Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi saat ini, kebutuhan manusia menjadi lebih beragam, termasuk kebutuhan akan informasi. Tidak hanya media informasinya yang semakin beragam, jenis informasi yang dibutuhkan juga semakin beragam, salah satunya adalah kebutuhan informasi akan posisi kita terhadap lingkungan sekitar. Untuk memenuhi kebutuhan itu sebuah sistem pemosisi diciptakan. Sistem pemosisi yang banyak digunakan saat ini cenderung berfokus pada lingkup ruang yang besar (global) padahal, dalam lingkup ruang yang lebih kecil (lokal) sebuah sistem pemosisi juga diperlukan, seperti di ruang-ruang terbuka umum (taman atau kebun), ataupun dalam sebuah bangunan. Sistem pemosisi lokal yang ada saat ini sering kali membutuhkan infrastruktur yang mahal dalam pembangunannya. Aplikasi Pemosisi Lokal Berbasis Android dengan Menggunakan GPS ini adalah sebuah aplikasi yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan pengguna akan informasi lokasi dan posisi mereka terhadap lingkungan di sekitarnya dalam lingkup ruang yang lebih kecil (lokal) dengan memanfaatkan perangkat GPS (Global Positioning System) yang telah tertanam dalam perangkat smartphone Android agar infrastruktur yang dibutuhkan lebih efisien. Dalam implementasinya, Aplikasi Pemosisi Lokal ini bertindak sebagai klien dengan dukungan sebuah Database Server yang berfungsi sebagai media penyimpanan data serta sumber referensi informasi yang dapat diakses melalui jaringan internet sehingga tercipta sebuah sistem yang terintegrasi secara global. Kata kunci: aplikasi, informasi, pemosisi, GPS.


2020 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
pp. 147-153
Author(s):  
Muhamad Yusup ◽  
Po. Abas Sunarya ◽  
Krisandi Aprilyanto

System The process of counting and storing in a manual water reservoir analysis has a high percentage of error rate compared to an automated system. In a company industry, especially in the WWT (Waste Water Treatment) section, it has several reservoir tanks as stock which are still counted manually. The ultrasonic sensor is placed at the top of the WWT tank in a hanging position. Basically, to measure the volume in a tank only variable height is always changing. So by utilizing the function of the ultrasonic sensor and also the tube volume formula, the stored AIR volume can be monitored in real time based on IoT using the Blynk application. From the sensor, height data is obtained which then the formula is processed by Arduino Wemos and then information is sent to the MySQL database server via the WIFI network.


2009 ◽  
Vol E92-B (6) ◽  
pp. 2254-2258
Author(s):  
Soohyun OH ◽  
Jin Wook LEE ◽  
Taejoon PARK ◽  
Tae-Chang JO

2006 ◽  
Vol 65 (3) ◽  
pp. 261-269
Author(s):  
A. A. Burushkin ◽  
V. G. Gerasimenko ◽  
S. A. Golovin ◽  
S. V. Zhilinskii

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document