OSSEC Based Authentication Process with Minimum Encryption and Decryption Time for Virtual Private Network

Author(s):  
Ravi Kumar Jain ◽  
Prakriti Trivedi
2014 ◽  
Vol 984-985 ◽  
pp. 1269-1275
Author(s):  
D.S. Dayana

Users interested to use the Internet from anywhere and at any time. For this purpose, the Internet Engineering Task Force proposed the concept of network mobility. But the IETF’s mobile Virtual Private Network does not support for real time applications. In this paper, the user’s communication between public networks and the private networks can be secured by using Virtual Private Network gateway. This secured user’s communication is based on Session Initiation Protocol and AES algorithm. The security impact is computed analytically and the performance is simulated. The signaling cost can also be reduced in this approach. Cryptographic mechanism like encryption and decryption is applied through the AES algorithm, so that the data transmitted through the VPN gateway is quality and secured.


In Virtual Private Network tunneling is designed to examine the performance of Private network for transferring the data. It implements and analysis the IP tunnel in Virtual Private Network (VPN). Tunneling is a method that is used to transfer the data or packet of one protocol using different network communication mediums of another protocol. This research is emphasized to examine the performance of Private network using tunneling for the transfer of data. Basically tunneling is used to send a packet, data or traffic of one protocol using an intermediate structure of another protocol. It is called as the process of encapsulation, transmission, over different types of secured networks as encapsulation and security is one of the procedure within this network provides security .This paper gives overview of a Virtual Private Network with IP Tunnel. Virtual private Network generates a secure encryption and decryption of data with the help of IP tunneling at end points. Basically VPN routes through the internet from a private network to transferring the data from one end (source) to other end (destination). With the help of tunneling and VPN user can check the working of different parameters under various applications.


Author(s):  
I Wayan Eka Putra Darmawan

VoIP (Voice over Internet) dikenal juga dengan sebutan IP (Internet Protocol) Telephony saat ini semakin banyak digunakan karena memiliki beberapa keunggulan, salah satu diantaranya yaitu tarif yang jauh lebih murah daripada tarif telepon tradisional sehinggapengguna telepon dapat memilih layanan tersebut sesuai dengan kebutuhannya. VoIP dapat mereduksi biaya percakapan sampai 70%. Selain memiliki beberapa keunggulan di atas,VoIP juga memiliki kelemahan yang sangat vital yaitu dari segi keamanan transfer suarakarena berbasis IP, sehingga siapapun bisa melakukan penyadapan dan perekaman terhadap data VoIP. Ganguan yang terjadi pada sistem VoIP ada berbagai macam diantaranya, transferdata yang lewat pada suatu jaringan seperti misalnya dapat disalahgunakan (abuse), dapatdibajak isi data tersebut (sniffing), dan tidak dapat mengakses server dikarenakan server yang kelebihan muatan (Denial of Services).Ada beberapa cara untuk mengamankan komunikasi data VoIP, antara lain, dengan mengamankan jalur yang digunakan pengguna untuk melakukan komunikasi VoIP denganmenggunakan metode VPN (Virtual Private Network) dan juga dapat dilakukan suatu metode kriptografi pada aplikasi VoIP tersebut sehingga data yang dikirimkan dapat dilindungidengan baik. VPN adalah teknik pengaman jaringan yang bekerja dengan cara membuat suatu tunnel sehingga jaringan yang dipercaya dapat menghubungkan jaringan yang ada diluar melalui internet. Titik akhir dari VPN adalah tersambungnya Virtual Channels (VCs)dengan cara pemisahan. Kenyataannya koneksi sebuah end-to-end VPN tergantung dari sebuah nilai dari hubungan daripada titik-titiknya. VPN mempunyai dua metode dalampengamanan yakni IPSec dan Crypto IP Encapsulation (CIPE). Selain itu dapat dipergunakan teknik Kriptografi (cryptography) yang merupakan ilmu dan seni penyimpanan pesan, data,atau informasi secara aman.Sistem VoIP menggunakan VPN ini diharapkan dapat memberikan keamanan transfer data pada jaringan internet maupun intranet.


2019 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 129
Author(s):  
Firmansyah Firmansyah ◽  
Mochamad Wahyudi ◽  
Rachmat Adi Purnama

2019 ◽  
Author(s):  
Amarudin ◽  
Sampurna Dadi Riskiono

Akhir-akhir ini sudah mulai banyak perusahaan yang memanfaatkan protokol Virtual Private Network (VPN) sebagai media akses/komunikasi antar jaringan interlokal. VPN adalah sebuah protokol keamanan jaringan yang dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan keamanan jaringan dari sisi transmisi data. Dengan pemanfaatan VPN, koneksi antar jaringan dapat terbentuk secara virtual walaupun tidak terbentuk secara fisik. Selain itu, dengan memanfaatkan protokol VPN, user (client) dapat mengkases Server secara private melalui jaringan public. Dengan demikian komunikasi antara Client dan Server terjaga dari Sniffing (penyadapan) dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Akan tetap tingkat keamanan yang dihasilkan dari penerapan VPN ini perlu dilakukan pengkajian yang lebih dalam. Sehingga tingkat keamanannya dapat diketahui apakah sudah termasuk dalam kategori aman ataukah masih ada peluang bug yang membahayakan dari penetrasi. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian Scanning dan Sniffing pada penerapan VPN menggunakan toos hacking yaitu Nmap dan Wireshark. Sedangkan pengujian performansi service pada VPN Server, dilakukan pengujian Denial of Service (DoS) menggunakan tools hacking yaitu LOIC. Adapun objek penelitian ini adalah perangkat Mikrotik RouterOS yang digunakan pada Universitas Teknokrat Indonesia. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa komunikasi data antar jaringan (antara VPN Server dan VPN Client) dapat terenkripsi dengan baik. Akan tetapi dari segi konektifitas antar jaringan sangat dipengaruhi oleh performansi bandwidth yang digunakan oleh sistem jaringan tersebut. Selain itu berdasarkan hasil pengujian performansi service pada VPN Server didapatkan hasil bahwa service pada VPN Server dapat dimatikan pada request (ping) sebesar 1.899.276 request. Hal ini dipengaruhi oleh spesifikasi perangkat Mikrotik RouterOS yang digunakan. Adapun untuk penelitian selanjutnya perlu dilakukan pengujian performansi konektifitas menggunakan bandwith yang lebih besar dan untuk menguji performansi service VPN Server menggunakan spesifikasi perangkat Mikrotik yang lebih baik.


2002 ◽  
Author(s):  
Ranga S. Ramanujan ◽  
Doug Harper ◽  
Maher Kaddoura ◽  
David Baca ◽  
John Wu ◽  
...  

Author(s):  
S. Phani Praveen ◽  
T. Bala Murali Krishna ◽  
Sunil K. Chawla ◽  
CH Anuradha

Background: Every organization generally uses a VPN service individually to leather the actual communication. Such communication is actually not allowed by organization monitoring network. But these institutes are not in a position to spend huge amount of funds on secure sockets layer to monitor traffic over their computer networks. Objective: Our work suggests simple technique to block or detect annoying VPN clients inside the network activities. This method does not requires the network to decrypt or even decode any network communication. Method: The proposed solution selects two machine learning techniques Feature Tree and K-means as classifiction techniques which work on time related features. First, the DNS mapping with the ordinary characteristic of the transmission control protocol / internet protocol computer network stack is identified and it is not to be considered as a normal traiffic flow if the domain name information is not available. The process also examines non-standard utilization of hyper text transfer protocol security and also conceal such communication from hyper text transfer protocol security dependent filters in firewall to detect as anomaly in largely. Results: we define the trafic flow as normal trafic flow and VPN traffic flow. These two flows are characterized by taking two machine learning techniques Feature Tree and K-means. We have executed each experment 4 times. As a result, eight types of regular traffics and eight types of VPN traffics were represented. Conclusion: Once trafic flow is identified, it is classified and studied by machine learning techniques. Using time related features, the traffic flow is defined as normal flow or VPN traffic flow.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document