Research on the customer value construction based on enterprise core competence

Author(s):  
Lijuan Tang
Author(s):  
Fitriah Khoirunnisa ◽  
Friska Septiani Silitonga ◽  
Veri Firmansyah

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan petunjuk praktikum berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS) untuk mencapai kemampuan merancang eksperimen pada materi kalor reaksi kalorimetri. Penelitian dilakukan terhadap peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Kota Tanjungpinang. Variabel penelitian mencakup analisis kebutuhan bahan ajar dan analisis kesesuaian Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD). Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Tahapan pertama dalam penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan bahan ajar dengan cara membandingkan dua petunjuk praktikum yang selama ini telah digunakan di sekolah tersebut, ditinjau dari aspek struktur format penulisan, aspek kreativitas, dan aspek keterampilan proses sains yang terdapat dalam petunjuk praktikum. Sehingga didapatkan kesimpulan bahwa petunjuk praktikum yang selama ini digunakan tidak memberikan kesempatan kepada peserta didiknya untuk merancang eksperimen yang telah ditentukan. Tahapan kedua yaitu menganalisis kesesuaian kompetensi inti dan kompetensi dasar, yang bertujuan untuk menentukan indikator pencapaian kompetensi (IPK) yang akan menjadi acuan dalam mengembangkan petunjuk praktikum berbasis keterampilan proses sains. Dari kedua tahapan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa peserta didik memerlukan petunjuk praktikum yang mampu mengonstruksi pikiran dan mengaktifkan kinerja mereka, sehingga pendekatan Keterampilan Proses Sains menjadi pilihan dalam mengembangkan petunjuk praktikum yang sesuai dengan karakteristik kurikulum 2013.   This research aims to analyze the needs of Science Process Skills based Practical Instruction to achieve the ability to design experiments on the calor of reaction. This research was done to the students of class XI SMA Negeri 2 Tanjungpinang City. Research Variable includes the analysis of the needs of the learning materials and analysis of the suitability of the Core Competence (KI) and Basic Competence (KD). The type of research conducted is descriptive qualitative research. The first stages in this research is to analyze the needs of learning materials by comparing two practical instructions that had been implementing in the school, from the aspects of the structure of writing format, creativity, and science process skills embedded in practical instructions. The conclusion of this research that current practical instructions does not give an opportunity to the participants to design determined experiments. The second stage, namely analyzing the suitability of core competence and basic competence, which aims to determine the indicators of achievement of the competencies (GPA) which will be a reference in developing process skills-based teaching instructions science. Of the two stages that has been done then it can be concluded that learners need practical instructions to construct  thinking and and their performance, so the Science Process Skills approach is an option in developing practical instruction suitable for the characteristics of the curriculum of 2013.


2019 ◽  
Vol 18 (2) ◽  
pp. 64-74
Author(s):  
Maya Fitri Nuraeni

Kepuasan pelanggan merupakan suatu pemenuhan harapan pelanggan yang dirasakan sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan. Tujuan penelitian Mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besaranya antara faktor Customer Relation Management (CRM), Customer Engagement, Kualitas Layanan, Trust dan Costumer value  Terhadap Kepuasan Peserta PBPU BPJS Kesehatan KC Depok Tahun 2018. Desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian keseluruhan peserta di BPJS Kesehatan KC Depok. jumlah sampel dalam penelitian ini adalah smpel 130 peserta PBPU yang berkunjung ke KC Depok. Metode analisis menggunakan SmartPLS 2.0 dan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan variabel CRM  24,58%, Customer Engagement 19,50 %. Kualitas Layanan 11,93%, Trust 14,36%,Costumer value 6,13%. pengaruh langsung CRM terhadap Customer Engagement 49,96%, CRM terhadap kualitas layanan 66,42%, CRM terhadap Trust 4,38%, CRM terhadap customer value 30,80%, Customer Engagement terhadap kualitas layanan 4,58% Customer Engagement terhadap Trust 15,21%, Customer Engagement terhadap customer value 16,77 Kualitas Layanan terhadap Trust 30,66%, Kualitas Layanan terhadap customer value 11,01%, Trust terhadap customer value 14,54%. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa  paling mempengaruhi Kepuasan Peserta PBPU BPJS Kesehatan KC Depok, dikarenakan CRM merupakan keseluruhan proses membangun dan memelihara hubungan peserta khususnya PBPU dengan BPJS kesehatan yang akan meminimalisir penurunan kualiatas pelayanan sehingga dapat meningkatkan pelayanan yang lebih baik. BPJS Kesehatan KC Depok diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi npeserta sesuai dengan nilai dasar untuk tercapainya kepuasan pelanggan.


Controlling ◽  
2005 ◽  
Vol 17 (6) ◽  
pp. 327-334 ◽  
Author(s):  
Christian Belz
Keyword(s):  

2018 ◽  
Vol 2018 ◽  
pp. 1212-1212
Author(s):  
Eleni Tsougkou ◽  
◽  
John W. Cadogan ◽  
Ian R. Hodgkinson ◽  
Jοãο S. Oliveira ◽  
...  

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document