scholarly journals Liquid‐metal, pin‐fin pressure drop by correlation in cross flow

1995 ◽  
Vol 66 (2) ◽  
pp. 2260-2262
Author(s):  
Zhibi Wang ◽  
Tuncer M. Kuzay ◽  
Lahsen Assoufid
2021 ◽  
Vol 170 ◽  
pp. 107109
Author(s):  
Mohanad A. Alfellag ◽  
Hamdi E. Ahmed ◽  
Mohammed Gh. Jehad ◽  
Marwan Hameed

Author(s):  
X. Yu ◽  
C. Woodcock ◽  
Y. Wang ◽  
J. Plawsky ◽  
Y. Peles

In this paper we reported an advanced structure, the Piranha Pin Fin (PPF), for microchannel flow boiling. Fluid flow and heat transfer performance were evaluated in detail with HFE7000 as working fluid. Surface temperature, pressure drop, heat transfer coefficient and critical heat flux (CHF) were experimentally obtained and discussed. Furthermore, microchannels with different PPF geometrical configurations were investigated. At the same time, tests for different flow conditions were conducted and analyzed. It turned out that microchannel with PPF can realize high-heat flux dissipation with reasonable pressure drop. Both flow conditions and PPF configuration played important roles for both fluid flow and heat transfer performance. This study provided useful reference for further PPF design in microchannel for flow boiling.


2019 ◽  
Vol 8 (3) ◽  
pp. 227-233
Author(s):  
Refi Juita ◽  
Dian Fitriyani

Telah dilakukan analisis tingkat sirkulasi alamiah pada LMFBR (Liquid Metal Fast Breeder Reactor) dengan bahan pendingin Na, NaK, Pb dan Pb-Bi. Perhitungan neutronik dan termalhidrolik pada penelitian ini menggunakan program DTRIDI berbasis delphi7 yang merupakan program simulasi untuk desain teras tiga dimensi (xyz). Teras LMFBR dirancang dengan bahan bakar UN-PuN dan beroperasi pada daya 150 MWth. Simulasi diawali dengan perhitungan neutronik yang memberikan hasil faktor multiplikasi neutron yang digunakan untuk perhitungan termalhidrolik sehingga diperoleh distribusi temperatur dan penurunan tekanan. Analisis tingkat sirkukasi alamiah dilakukan dengan pendekatan kuasistatik, dimana laju aliran massa pendingin total diturunkan secara bertahap untuk mensimulasikan hilangnya daya pompa pada keadaan kecelakaan ULOF (Unprotected Lost Of Flow). Tingkat sirkulasi alamiah diperoleh dari grafik perpotongan antara pressure drop dan driving head sebagai fungsi dari laju alir pendingin total. Sirkulasi alamiah tercapai lebih cepat pada penggunaan bahan pendingin Pb dan Pb-Bi yaitu sekitar 27,5 % dari laju aliran pendingin mula-mula, sedangkan untuk penggunaan pendingin Na dan NaK hampir tidak terjadi sirkulasi alamiah yang berarti reaktor dalam keadaan bahaya jika terjadi kecelakaan ULOF.Kata kunci:  sirkulasi alamiah, LMFBR, ULOF, Na, NaK, Pb, Pb-Bi


1992 ◽  
Vol 15 (4) ◽  
pp. 219-223 ◽  
Author(s):  
Michael Beziel ◽  
Karl Stephan

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document