Family services for child abuse and maltreatment.

Author(s):  
Joan Pennell ◽  
David S. Crampton
2012 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 87 ◽  
Author(s):  
Lucia Sideli ◽  
Alice Mule ◽  
Daniele La Barbera ◽  
Robin M. Murray

2000 ◽  
Vol 24 (10) ◽  
pp. 1317-1328 ◽  
Author(s):  
Barbara Weinstein ◽  
Murray Levine ◽  
Nathan Kogan ◽  
Jill Harkavy-Friedman ◽  
Joseph M Miller

2019 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
pp. 52
Author(s):  
Serti Yulia ◽  
Hetty Krisnani

Keluarga adalah unit sosial terkecil dalam masyarakat yang berperan dan berpengaruh sangat besar terhadap perkembangan sosial dan perkembangan kepribadian setiap anggota keluarga.    Keluarga memerlukan organisasitersendiri dan perlu kepala rumah tangga sebagai tokoh penting yang memimpin keluarga disamping beberapa anggota keluarga lainnya. Ketegangan maupun konflik antara suami dan istri maupun orang tua dengan anak merupakan hal yang wajar dalam sebuah keluarga atau rumah tangga. Dampak dari konflik tersebut akan menyebabkan anggota keluarga terkecil menjadi korban, dalam hal ini adalah anak. Anak seringkali menjadi korban dari konflik yang terjadi didalam keluarga dan Trauma yang dialami oleh sang anak dapat menjadi hambatan dalam ia menjalankan hidupnya. Tumbuh kembangnya akan terhambat akibat kekerasan yang telah ia terima saat ini. Perlakuan tindakan kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh orang dewasa, yang seharusnya menjaga dan melindungi keamanan dan kesejahteraanya disebut child abuse. Orangtua seharusnya mencintai anak sepenuhnya, mendukung, melindungi, menjadi sahabat bagi anak. Proses pertolongan dapat dilakukan dengan menggunakan metode Social Group Work dimana metode ini menggunakan kelompok sebagai alat dalam menangani permasalahan individu dalam kelompok, atau menangani permasalahan kelompok seperti halnya keluarga. Adapun bentuk pelayanan yang dapat diberikan yaitu Family Services, yaitu bentuk pelayanan dengan usaha untuk memahami, menginterpretasikan, dan memberikan pelayanan-pelayanan yang dibutuhkan keluarga yang mengalami perubahan. Dalam kasus ini pekerja social dapat menjadi fasilitator, pekerja sosial bertanggungjawab membantu klien mampu menangani tekanan situsional atau transisional.


Author(s):  
Ann T. Chu ◽  
Annarheen S. Pineda ◽  
Anne P. DePrince ◽  
Jennifer J. Freyd

Author(s):  
Limbran Jay H. Ruelo ◽  
Jerald C. Moneva ◽  
Clarissa D. Quesio

Child protection act is all about giving protection to children who are experiencing maltreatment and abuse by their parents or someone. With knowledge about the child protection act, children can prevent the instance of child abuse and maltreatment. Protection is significant to an individual, especially children. In relation to this, the study used a descriptive correlation design to know the association between the knowledge and the extent of welfare and safety of students who are involved in this study. The researchers used a checklist to collect the responses. The data collected were treated through weighted mean and chi-square. The students need to learn further on the Child Protection Act.


2021 ◽  
Vol 24 (4) ◽  
pp. 129-129
Author(s):  
Erica Predonzani ◽  
Claudio Germani ◽  
Federico Poropat

Child abuse and maltreatment are frequent and often underestimated phenomena. The present retrospective study shows the important role of the paediatriacians operating in the Emergency Units in intercepting and correctly addressing abused and maltreated children.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document