Standard error estimation in stationary multivariate time series models using residual-based bootstrap procedures.

Author(s):  
Guangjian Zhang ◽  
Sy-Miin Chow
2018 ◽  
Vol 2 ◽  
pp. 125
Author(s):  
Lukman Hakim

<p>Perairan laut Lampung sebagai bagian kecil dari ekosistem terumbu karang Indonesia terindikasi memiliki tren penurunan kualitas karena aktivitas pelayaran dan pariwisata yang ekstensif khususnya di Pulau Pahawang. Kontrol kondisi terumbu karang pada wilayah ini menjadi kegiatan vital dalam rangkaian konservasi sumber daya laut. Sayangnya, pemetaan kesehatan terumbu karang memerlukan survei detail yang memakan banyak waktu, biaya, dan tenaga. Citra sebagai produk data penginderaan jauh hadir sebagai solusi monitoring terumbu karang secara cepat, murah, dan dalam jangkauan wilayah yang relatif luas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan kesehatan terumbu karang melalui citra WorldView-2 (WV-2) serta menguji akurasi peta yang dihasilkan. Metode yang digunakan untuk memetakan kesehatan terumbu karang adalah transformasi nilai <em>pixel</em> pada <em>band-band</em> WV-2 menjadi nilai original objek dengan urutan: 1) koreksi atmosfer (<em>Top of Atmospheric Reflectance)</em>, 2) koreksi kilap air (<em>sun glint</em>), dan 3) koreksi kolom air (metode <em>lyzenga</em>) menghasilkan 15 <em>band</em> DII (<em>depth invariant bottom index</em>). Kelima belas <em>band</em> DII tersebut diubah menjadi nilai kesehatan terumbu karang dengan cara regresi antara nilai <em>pixel</em> pada <em>band</em> DII dengan nilai rasio kesehatan terumbu karang aktual yang diperoleh dari proses kalkulasi acak titik foto transek di lapangan. Tiga tipe regresi (linier, eksponen, dan polinomial) dilakukan untuk melihat persamaan terbaik yang bisa digunakan untuk mentransformasi nilai <em>pixel</em> ke nilai kesehatan terumbu karang. Persamaan terbaik kemudian diimplementasikan menjadi model kesehatan terumbu karang untuk kemudian diuji akurasi menggunakan metode <em>Standard Error Estimation</em>. Hasil terbaik diperoleh pada regresi antara rasio kesehatan terumbu karang dengan <em>b</em><em>and</em> DII <em>Coastal Red-Edge</em> dengan koefisien determinasi (R<sup>2</sup>) sebesar 0,6553 dan akurasi pemetaan sebesar 70,191%. Nilai tersebut menunjukan bahwa citra WV-2 memiliki potensi untuk menjadi instrumen monitoring ekosistem marine yang layak.</p><p><strong>Kata Kunci: </strong>Depth Invariant Bottom Index, Kesehatan Terumbu Karang, Lyzenga, Regresi, WorldView-2<strong></strong></p>


2015 ◽  
Vol 26 (3) ◽  
pp. 229-242
Author(s):  
John M. Grego ◽  
Philip A. Yates ◽  
Kaiwen Mai

2011 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 71 ◽  
Author(s):  
L. Boshnjaku ◽  
B. Ben-Kaabia ◽  
José M. Gil

The analysis of price relationships in commodity markets provides an approximate idea on markets performance as well as allows the researcher to analyze price responses to unanticipated shocks. The objective of this paper is to explore price relationships in geographical separated markets in the Spanish lamb sector. The methodology used is based on the specification of multivariate time series models which are flexible enough to take into account the stochastic properties of data, the multivariate nature of price relationships and to distinguish between short- and long-run horizons. Results indicate that lamb markets in Spain are strongly related being Zafra the leading market. The influence of Zafra is substantial in the southern markets while in the North, the Lonja del Ebro could be considered as the most representative market.


Author(s):  
Klaus Ackermann ◽  
Uta Streit ◽  
Hansjörg Ebell ◽  
Arno Steitz ◽  
Ilse M. Zalaman ◽  
...  

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document