Controlling Arrangement of 60 nm Nanospheres in Evaporating Sessile Drops with Low Level Laser Light

2005 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 559-563 ◽  
Author(s):  
Andrei P. Sommer
2020 ◽  
Vol 24 (1) ◽  
pp. 9-17
Author(s):  
V. I. Kozlov ◽  
V. V. Astashov

The authors present a review of publications in the scientific and medical literature on modern concepts of mechanisms of low-level laser biostimulating effects at the human body, at microvasculature chains and lymphoid organs. The main aspect of microcirculation photoactivation is the process of microcirculation reconstruction which leads to prolonged improvement in tissue trophism. There are three processes in the basement of biostimulating effect of low-level laser light in the red and near infrared spectral regions at microcirculation: hemomicrocirculation enhancement, activation of capillary neovascularization, lymphocorrection effects at the structure and functional activity of lymphoid organs.


2016 ◽  
pp. 435-452
Author(s):  
Janis T. Eells ◽  
Sandeep Gopalakrishnan ◽  
Michele M. Salzman ◽  
Krisztina Valter ◽  
Jan Provis ◽  
...  

2015 ◽  
Vol 12 (3) ◽  
pp. 364 ◽  
Author(s):  
Thiago Maldonado ◽  
Cleber Ferraresi ◽  
Fernanda Rossi Paolillo ◽  
Nivaldo Antonio Parizotto ◽  
Vanderlei Salvador Bagnato

2016 ◽  
Vol 34 (2) ◽  
pp. 53-55 ◽  
Author(s):  
Mária Figurová ◽  
Valent Ledecký ◽  
Martina Karasová ◽  
Marián Hluchý ◽  
Alexandra Trbolová ◽  
...  

2014 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 109
Author(s):  
R.A Tanzila

LASER (Light Amplification by Stimulated Emmission of Radiation) merupakan suatu alat yang memancarkan radiasi elektromagnetik, melalui proses pancaran koheren terstimulasi yang banyak digunakan di bidang kedokteran, karena terbukti aman dan efektif untuk terapi. LASER memiliki banyak manfaat diantaranya, untuk perbaikan sirkulasi, perbaikan jaringan dan anti inflamasi. Latihan fisik dengan intensitas tinggi, jika dilakukan terus menerus dapat menimbulkan kelelahan, kerusakan jaringan dan inflamasi. Berbagai penanda inflamasi yang dapat timbul pada proses pemulihan akibat latihan intensitas tinggi, diantaranya C-Reactive Protein (CRP), leukosit dan hitung jenis leukosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Low Level Laser Therapy (LLLT) terhadap CRP, jumlah leukosit dan hitung jenis leukosit pada proses pemulihan setelah latihan interval intensitas tinggi. Jenis penelitian yang digunakan eksperimental kuasi dengan rancangan randomized pretest posttest group dan control dengan single blinded design. Sampel berjumlah 20 orang, yang dibagi menjadi 2 kelompok, masing-masing 10 orang. Semua sampel menjalani latihan interval intensitas tinggi selama 30 menit, kemudian pada kelompok LLLT akan dilanjutkan dengan pemberian LLLT jenis infra red selama 2000 detik. Dilakukan pengambilan darah sebelum dan sesudah perlakuan pada semua kelompok. Data yang didapat akan diolah dengan menggunakan uji T dependent dan T independent bila berdistribusi normal, atau uji Wilcoxon rank dan Mann Whitney bila tidak berdistribusi normal dengan derajat kemaknaan p<0,05. Pada penelitian ini didapatkan LLLT efektif mempengaruhi nilai CRP, jumlah leukosit (p=0,002), neutrofil (p=0,034), limfosit (p=0,015) dan monosit (p=0,005), serta tidak terdapat pengaruh LLLT terhadap eosinofil (p=0,393) dan basofil setelah latihan. Disimpulkan LLLT mempengaruhi CRP, jumlah leukosit, neutrofil, limfosit dan monosit setelah latihan interval intensitas tinggi.


2013 ◽  
Vol 46 (2) ◽  
pp. 144-151 ◽  
Author(s):  
Pinar Avci ◽  
Gaurav K. Gupta ◽  
Jason Clark ◽  
Norbert Wikonkal ◽  
Michael R. Hamblin

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document