prerecorded data medium

Keyword(s):  
2020 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
pp. 2396-2405
Author(s):  
Yuslena Sari ◽  
Husnul Khatimi ◽  
Novi Rusiana
Keyword(s):  

Peneltian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan jenis batubara. Seiring dengan perkembangan kecepatan komputasi perangkat komputer, cara-cara mengklasifikasikan/ menggolongkan objek telah banyak dikembangkan, salah satunya dengan berbasis pengolahan citra digital. Data atau sampel penelitian ini adalah data citra batubara pada PT Laskar Semesta Alam. Data tersebut diolah dengan menggunakan metode logika fuzzy. Dalam hal ini, percobaan dilakukan untuk menggolongkan jenis batubara kedalam tiga kualitas, yaitu: high, medium, dan low. Dalam percobaan ini, metode logika fuzzy digunakan untuk menggolongkan data citra batubara agar dapat mengenali jenis batubara berdasarkan kualitasnya, sehingga pada saat pengujian dapat mengenali data citra batubara. Dari hasil pengujian data citra batubara dari masing-masing data citra high sebanyak 35 data, medium sebanyak 30 data, dan low sebanyak 35 data, maka total keseluruhan adalah 100 data citra batubara. Kemudian data yang berhasil di uji adalah 74 data citra batubara, dengan nilai akurasi adalah 74% dari 100 data citra batubara yang di uji. Dengan demikian, untuk nilai akurasi bisa tinggi dan bisa juga rendah, tergantung berapa banyak data citra batubara yang di uji. Karena dari jumlah data citra batubara yang di uji pun juga berpengaruh terhadap nilai akurasinya


Author(s):  
Hosnol Wafa’ ◽  
Indra Tjahyadi

Abstract. The objectives of this study are Analysis of techniques, methods, and ideologiesused by translator on translation form and function directive illocutionary of speech act and to assess the quality of translation form and function directive illocutionary of speech act used in bilingual comic Baby Blues siaga satu anak pertama from accuracy, acceptability, and readability of translation aspects. This research was a descriptive, qualitative, and embedded research of translation. The finding of this study shows; first, 273 data of directive illocutionary utterances applied 11 function, such as commanding, asking, asserting, inviting, requesting, ordering, advicing, suggesting, urgeing, rejecting, forbiding, recommending, reminding, and convinceing. Second, 273 data of directive illocutionary utterances analyzed, translation technique identified 248 data oriented to source language and 163 data oriented to target language. Thirth, concerning with translation quality of directive illocutionary speech act utterance in comic Baby Blues siaga satu anak pertama can be concluded that the translation is accurate. In this case is showed from 255 data constitute the translation accurate, 17 data less accurate, and 1 data not accurate, 254 data acceptability, 18 data less acceptability, and 1 data not acceptability, then 161 data high readability, 97 data medium readability, and 15 data low readability translation. Keywords: Directiveillocutionary, Techniques, Methods, Ideologies, Translation quality


2020 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
pp. 2396-2405
Author(s):  
Yuslena Sari ◽  
Husnul Khatimi ◽  
Novi Rusiana
Keyword(s):  

Peneltian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan jenis batubara. Seiring dengan perkembangan kecepatan komputasi perangkat komputer, cara-cara mengklasifikasikan/ menggolongkan objek telah banyak dikembangkan, salah satunya dengan berbasis pengolahan citra digital. Data atau sampel penelitian ini adalah data citra batubara pada PT Laskar Semesta Alam. Data tersebut diolah dengan menggunakan metode logika fuzzy. Dalam hal ini, percobaan dilakukan untuk menggolongkan jenis batubara kedalam tiga kualitas, yaitu: high, medium, dan low. Dalam percobaan ini, metode logika fuzzy digunakan untuk menggolongkan data citra batubara agar dapat mengenali jenis batubara berdasarkan kualitasnya, sehingga pada saat pengujian dapat mengenali data citra batubara. Dari hasil pengujian data citra batubara dari masing-masing data citra high sebanyak 35 data, medium sebanyak 30 data, dan low sebanyak 35 data, maka total keseluruhan adalah 100 data citra batubara. Kemudian data yang berhasil di uji adalah 74 data citra batubara, dengan nilai akurasi adalah 74% dari 100 data citra batubara yang di uji. Dengan demikian, untuk nilai akurasi bisa tinggi dan bisa juga rendah, tergantung berapa banyak data citra batubara yang di uji. Karena dari jumlah data citra batubara yang di uji pun juga berpengaruh terhadap nilai akurasinya.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document