The American Welding Society

JOM ◽  
1990 ◽  
Vol 42 (7) ◽  
pp. 39-39
Author(s):  
Richard A. Huber
2008 ◽  
Vol 580-582 ◽  
pp. 93-96 ◽  
Author(s):  
William C. Mohr

The American Welding Society has developed its first welding design code for titanium alloy welded structures, through its consensus standards process and the work of many volunteers,. Defining the provisions of this new code required collecting and summarizing both strength and fatigue data for titanium structural welds. The design provisions were based on these data, but only in context of other provisions of the code in areas of welding procedure qualification, fabrication, and inspection. For instance, the allowable imperfection sizes found on inspection had to be correlated with the expected fatigue performance of imperfect welds. Test data from welds in the primary structural alloy Ti-6Al-4V are described for several weld configurations, both with and without welding imperfections.


2020 ◽  
Vol 15 (1) ◽  
pp. 20
Author(s):  
Miftahrur Bin Afan ◽  
Purwantono Purwantono ◽  
Mulianti Mulianti ◽  
Bulkia Rahim

Pengelasan merupakan proses penyambungan logam dengan menggunakan bahan tambah berupa elektroda. Sebelum melakukan pengelasan salah satu faktor penting yaitu perlakuan elektroda. Hal tersebut penting dilakukan terutama pada perlakuan penyimpanan elektroda tipe <em>basic low hydrogen</em> (E7016). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pemanasan elektroda dapat menghindari retak sambungan las pada uji <em>face bend</em>. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkapkan pengaruh perlakuan suhu penyimpanan elektroda terhadap uji tekuk sambungan las. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen, dimana penelitian dilakukan dengan memberi perlakuan pada suhu penyimpanan elektroda. Elektroda diberi perlakuan suhu penyimpanan dengan variasi 40° C, 80° C, dan 120° C selama 30 menit. Elektroda yang digunakan yaitu jenis <em>low hydrogen</em> (E7016) dan material sampel menggunakan pelat SS400. Sambungan las menggunakan kampuh V tunggal dan pengelasan sampel menggunakan proses <em>shield metal arc welding</em>. Pengujian tekuk spesimen dilakukan sesuai standar American Welding Society D1.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu penyimpanan akan menghasilkan daya tahan retak yang baik pada uji <em>face bend </em>dibandingkan dengan hasil pengujian <em>root bend</em>.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document