Surculiseries rugispora gen. et sp. nov., a new endophytic mitosporic fungus from leaves of Bruguiera gymnorrhiza

Mycoscience ◽  
2001 ◽  
Vol 42 (1) ◽  
pp. 115-122 ◽  
Author(s):  
Izumi Okane ◽  
Akira Nakagiri ◽  
Tadayoshi Ito
2011 ◽  
Vol 16 (1) ◽  
Author(s):  
Mahmud Mahmud

Vegetasi mangrove merupakan salah satu bagian penting dalam kehidupan masyarakat Papua. Penelitian dilakukan dengan observasi lapangan dan telah pustaka. Tujuan penelitian untuk mengetahui vegetasi mangrove yang dipergunakan sebagai bahan makanan pada empat suku yang ada di Papua Hasil penelitian menunjukkan terdapat 7 jenis dari 3 suku vegetasi mangrove yang dimanfaatkan sebagai makanan. Ke-7 jenis tersebut :Bruguiera gymnorrhiza Lam, Ceriops tagal B.Rob, Nypa fruticans Wurmb, Bruquiera parviflora, Rhizopora apiculata, Sonneratia alba J.Sm, dan Sonneratia avota dari 3 suku Rhizophoraceae, Sonneratiaceae, Arecaceae. Kegunaan vegetasi mangrove sebagai bahan makanan di antaranya: sebagai makanan pokok, rujakan, pengganti pinang, pengganti kelapa, penambah rasa, dan minuman.


2020 ◽  
Vol 11 (1) ◽  
pp. 1-10
Author(s):  
Agus Putra A. Samad ◽  
Pitri Agustina ◽  
Mus Herri

Langsa merupakan salah satu kota pesisir Aceh yang memiliki kawasan mangrove yang  sangat  potensial.  Kota  ini  memiliki  panjang  garis  pantai  16  km dengan luas kawasan mangrove sebesar 7.837 Ha. Keberadaan mangrove di wilayah ini menjadi aset strategis untuk dikembangkan menjadi basis kegiatan ekonomi untuk memakmurkan masyarakat dan meningkatkan pendapatan  asli  daerah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk melestarikan potensi sumberdaya ekosistem mangrove yang ada di Kota Langsa agar dapat memberikan fungsi ekologis dan ekonomis secara berkesinambungan kepada masyarakat disekitarnya. Kajian ini dilakukan menggunakan metode survei, analisa laboratorium dan observasi lapangan. Hasil pengamatan terhadap komposisi jenis tumbuhan yang terdapat di ekosistem mangrove menunjukkan 8 jenis tumbuhan mangrove yaitu: jenis Avicennia lanata, Avicennia marina, Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera parviflora, Rhizophora apiculata, Rhizophora  mucronata, Sonneratia Caseolaris dan Xylocarpus granatum. Nilai rata-rata parameter kualitas air di ekosistem mangrove secara beturut-turut adalah DO (6.3 ppm),salinitas (27 ‰), pH tanah dasar (6.0), pH tanah permukaan (5.08), pH air (7.33), suhu (30 oC) dan kecerahan (5 m).  Perhitungan terhadap nilai manfaat ekosistem mangrove meliputi: 1) Nilai manfaat langsung perikanan tangkap: Rp. 8.710.000.000 per tahun, 2) Nilai manfaat budidaya tambak: Rp. 93.940.000.000,- per tahun, 3) Nilai penahan abrasi dan banjir: Rp. 300.000.000,- per hektar per tahun, 4) Nilai sebagai penyediaan unsur hara: Rp. 28.634.000,- per tahun, 5) Nilai manfaat pilihan: Rp. 210.000.000,- per tahun dan 6) Nilai manfaat keberadaan: Rp. 1.464.493.000,- per tahun.  Nilai keberadaan ekosistem mangrove yang dinilai adalah Nilai Keaslian = 70 % (lebih dari asli), Nilai Keindahan Alam = 74 % (lebih dari indah), Nilai Kenyamanan = 66% (kondisi lebih dari nyaman),  dan Nilai Aspirasi masyarakat = 98 % (sangat didukung masyarakat). Alternatif  pengelolaan  dan  pemanfaatan  ekosistem  mangrove  yang diperkirakan cocok secara ekonomi dan ekologis terdiri dari beberapa kegiatan pilihan yaitu budidaya ikan, udang, tiram dan kepiting, budidaya ikan kerapu dan kakap, pengolahan buah dan daun mangrove, dan pengembangan obyek wisata.


2021 ◽  
Vol 6 (3) ◽  
Author(s):  
Wd Wd Sitti Aisyah Nurul Fahlani ◽  
Tamrin Tamrin ◽  
Kobajashi Togo Isamu

ABSTRACT                     This study aimed to analyze the effect of lindur fruit flour substitution on organoleptic characteristics, nutritional value, and antioxidant activity of lindur fruit flour brownies. This research was conducted using a completely randomized design (CRD) with various percentages of formulation of substitution of lindur fruit flour:wheat flour, namely M1 = (100%:0%), M2 = (90%:10%), M3 = (80%:20 %), M4 = (70%:30%), and M5 = (60%:40%). The research data were analyzed using analysis of variance, with further testing using Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at a 95% confidence level. The results show that the HCN content of lindur fruit flour reached 21.81 mg/kg. The M3 treatment was the most preferred treatment by the panelists with hedonic rating scores of color, texture, aroma, and taste reached 4.14 (like), 4.13 (like), 3.79 (like), and 4.30 (like), respectively. The nutritional values of selected M3 brownies show that it contained 30.57% water, 1.20% ash, 3.70% fat, 5.63% protein, and 58.90% carbohydrate. Analysis of antioxidant activity in selected M3 brownies was 465.58 ppm which is categorized as very weak. It can be concluded that the substitution of lindur fruit flour in making brownies had a very significant effect on color, texture, and taste. However, the effect was not significant on the aroma and the analysis of the nutritional value of the selected treatment. The brownie product substituted with lindur fruit flour met the national standards for water, ash, and fat contents.Keyword: Brownies, Lindur Fruit ABSTRAK    Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh substitusi tepung buah lindur terhadap karakteristik organoleptik, nilai gizi, dan aktivitas antioksidan brownies tepung buah lindur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak  Lengkap  (RAL) dengan berbagai presentase formulasi, substitusi tepung buah lindur: tepung terigu yaitu M1 =  (100% : 0%), M2 = (90% : 10%), M3 = 80% : 20%), M4 = (70% : 30%), dan M5 = (60% : 40%). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam (Analysis of Varian), dengan uji lanjut menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan analisis kadar HCN tepung buah lindur yaitu 21,81 mg/kg. Perlakuan M3 merupakan perlakuan yang paling disukai oleh panelis dengan skor penilain hedonik warna 4,14 (suka), tekstur  4,13 (suka), aroma 3,79 (suka) dan rasa 4,30 (suka). Analisis Nilai gizi produk browies tepilih M3 meliputi kadar air (30,57%), kadar abu (1,20), Kadar lemak (3,70%), kadar protein (5,63%) dan kadar karbohidrat (58,90%). Analisis aktivitas antioksidan pada brownies terplih M3 yaitu 465,58 ppm dengan kategori sangat lemah. Dapat disimpulkan bahwa substiusi tepung buah lindur pada pembuatan brownies berpengaruh sangat nyata terhadap warna, tekstur, dan rasa. Tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap aroma. dan analisis nilai gizi perlakuan terpilih. Berdasarkan standar mutu SNI brownies, bahwa produk brownies substitusi tepung buah lindur sudah memenuhi standar mutu SNI untuk kadar air dan kadar abu serta kadar lemak.Kata kunci:   Brownies, tepung, Buah Lindur


2016 ◽  
Vol 16 (5) ◽  
pp. 1313-1319 ◽  
Author(s):  
Sawitree Saiyood ◽  
Duangrat Inthorn ◽  
Alisa Vangnai ◽  
Paitip Thiravetyan

The purpose of this work was to investigate the ability of Bruguiera gymnorrhiza (L.) Lamk and Pseudomonas putida BCC 23535 to remove 1,2-dichloroethane (1,2-DCA) in contaminated water under hydroponic conditions. B. gymnorrhiza (L.) Lamk is a representative mangrove plant that can tolerate high levels of 1,2-DCA with a lethal dose 50 (LD50) of 34.67 mM. A concentration of 10 mM 1,2-DCA was chosen in the present study because it had no adverse effect on the plant. Using B. gymnorrhiza (L.) Lamk alone could completely remove 1,2-DCA over four cycles of 1,2-DCA exposure. P. putida BCC 23535 alone could also remove 1,2-DCA but the efficiency was lower than B. gymnorrhiza (L.) Lamk. The combination of B. gymnorrhiza (L.) Lamk and P. putida BCC 23535 could completely remove 1,2-DCA within 6 days, which was more effective than the individual plants alone. P. putida BCC 23535 can be applied in 1,2-DCA contaminated water in groundwater which B. gymnorrhiza (L.) Lamk can be used in above ground contaminated environments. Therefore, this study suggests that both B. gymnorrhiza (L.) Lamk and P. putida BCC 23535 are alternative ways to treat 1,2-DCA in contaminated environments.


2016 ◽  
Vol 7 (3) ◽  
pp. 75 ◽  
Author(s):  
TapasKumar Sur ◽  
Avijit Hazra ◽  
AlokKumar Hazra ◽  
Dipankar Bhattacharyya

2019 ◽  
Vol 7 (1) ◽  
Author(s):  
Syahrul Muharamsyah ◽  
M Sofwan Anwari ◽  
Hafiz Ardian

Mangrove forests are unique ecosystems that have ecological, biological and socio-economic functions. The function of mangrove forests on the environment is very important especially in the coastal and oceanic regions. Mangrove forests providers of wood, leaves as raw material for medicines, and natural dye. This study aims to inventory the diversity of species of mangrove vegetation in Mendalok Village, Sungai Kunyit Subdistrict, Mempawah Regency. The benefits of this study are to provide the data on mangrove forest vegetation as basic data for local government and related agencies in efforts to protect and preserve mangrove forests in Mendalok Village, Sungai Kunyit Subdistrict, Mempawah Regency. Inventory the tree in mangrove forest used a line with measured 200 meters. There are 6 lines and the distance between the lines as far as 100 meters. The lines of observation are placed by purposive sampling. The results of research found 11 types of species and consisted of 6 genera. The genera are Avicennia, Bruguiera, Ceriops, Rhizophora, Soneratia and Xylocarpus. The species found were Avicennia alba, Avicennia marina, Bruguiera cylindrica, Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera parviflora, Ceriops decandra, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, Sonneratia caseolaris, Xylocarpus mollucensis. Diversity of mangrove species in Mendalok Village, Sungai Kunyit Subdistrict, Mempawah Regency was high and should be maintained for conservation and ecotourism area. Keywords : conservation, ecotourism, mangrove, Mendalok Village


2018 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 60
Author(s):  
Analuddin Analuddin ◽  
Andi Septiana ◽  
Wa Ode Harlis

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan senyawa antioksidan teh hijau dan menjelaskan efektifitas teh hijau daun mangrove sebagai anticholesterol pada mencit. Senyawa kimia bahan antioksidaan teh hijau pada daun mangrove Bruguiera gymnorrhiza, B. parviflora, Rhizophora stylosa, R. mucronata, Lumnitzera racemosa, Ceriops tagal dan C. decandra dianalisis dengan GCMS, sedangkan khasiat teh hijau daun mangroves sebagai antikolesterol di ujikan pada mencit. Hasil penelitian menunjukan bahwa senyawa bahan teh hijau bervariasi diantara daun mangrove yaitu polifenol sederhana ditemukan pada daun semua jenis mangrove yang menjadi sampel penelitian dengan konsentrasi yang bervariasi. Senyawa katekin hanya ditemukan pada daun mangrove Ceriops decandra, L. racemosa, R. mucronata dan R. apiculata. Di sisi lain, flavonoid terdeteksi hanya pada daun C. tagal, B. gymnorrhiza dan R. stylosa, sedangkan senyawa T-flavin hanya ditemukan pada daun B. parviflora. Teh hijau daun mangrove mampu menurunkan kadar kolesterol mencit dengan kisaran 33,33 sampai 53,67% mengindikasikan besarnya potensi daun mangrove sebagai bahan  teh hijau antikolesterol.Kata kunci: bahan teh hijau, polifenol sederhana, katekin, flavonoid, antikolesterol, daun mangroveABSTRACTThis study aimed to determine the antioxidant properties of green tea material in mangrove leaves and elucidate their capacity on reducing the cholesterol of mice. The chemical properties in  leaves of Bruguiera gymnorrhiza, B. parviflora, Rhizophora stylosa, R. mucronata, Lumnitzera racemosa, Ceriops tagal and C. decandra were analyzed by GCMS, while their capability as anticholesterol of mice were examined. The results showed that simple polyphenols were found in all sampled mangrove leaves with different concentration, while the chatechine was found only in leaves of four mangroves including Ceriops decandra, L. racemosa, R. mucronata and R. apiculata. On the other hand, flavonoids was detected only in leaves of C. tagal,  B. gymnorrhiza and R. stylosa. Meanwhile, T-flavine was detected only in leaves of B. parviflora. However, green tea material for all of sampled mangroves showed high capacity to reduce cholesterol of mice that ranging from 33.33% to 53.67%, which indicated high potentitiality of mangroves leaves as green tea material of anticholesterol.Keywords: Green tea material, simple polyphenol, cathechin, flavonoid, anticholesterol, Mangroves leaves


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document